KOMITMEN PENERAPAN STANDAR LPSE

Sawahlunto Raih National Procurement Award 2016


Jumat, 04 November 2016 - 00:55:20 WIB
Sawahlunto Raih National Procurement Award 2016 WAKO Ali Yusuf Terima Penghargaan LPSE.

JAKARTA, HALUAN — Komitmen Kota Sawahlunto untuk menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa melalui Laya­nan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) berbuah penghargaan. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pe­merin­tah (LKPP ) RI menyematkan National Procurement Award 2016, yang merupakan kategori Komitmen Penerapan Standar LPSE :2014 berdasarkan tinggi­nya komitmen,  dedikasi dan implementasi e-procurement.

Penghargaan itu langsung diterima oleh Wali Kota Sawah­lunto yang diserahkan oleh Ke­pala LKPP RI, Agus Prabowo dalam Rapat Kerja Nasional LPSE 2016 di Balai Kartini Jakarta,  Kamis (3/11).

Walikota Ali Yusuf menye­butkan, penghargaan ini tentunya akan menjadi motivasi bagi Peme­rintah Kota Sawahlunto untuk lebih berkomitmen dalam pemye­lenggaraan layanan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bersih dan akuntabel. “Kita secara mandiri melakukan pengadaan barang dan jasa secara elektronik telah berlangsung sejak 2014 lalu,  tercatat sekitar 341 paket pelelangan yang telah dilaksa­nakan melalui LPSE,” katanya.

Bapak tiga anak itu menam­bahkan, sebenarnya pihaknya telah melakukan pengadaan meng­gu­nakan LPSE dari tahun 2010 hingga 2013 lalu. Namun karena Sawahlunto belum me­miliki server sendiri, kegiatan pengadaannya bergabung atau mencantol pada Pemerintah Pro­vinsi Sumatra Barat.

Sawahlunto, sebutnya, sangat bersyukur dengan award ini yang semakin menegaskan bahwa da­lam penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa tetap mengikuti regulasi yang telah ditetapkan.

Pengadaan melalui LPSE lan­jut­nya,  juga salah satu upaya pemerintah dalam efisiensi ang­garan serta menjadi penyedia barang dan jasa yang profesional ke depannya. “Dengan award ini, Sawahlunto satu dari sepuluh kota dan kabupaten di Sumbar yang ditunjuk menjadi pilot projek penyelenggaraan catalog lokal. Untuk menjawab tantangan itu seluruh hal yang terlibat dalam tim LPSE harus mampu terus berinovasi demi pembangunan kota yang lebih baik,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala LKPP RI,  Agus Prabowo menyebutkan,  dalam mewujudkan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bersih dan akuntabel,  LKPP telah melakukan beberapa upaya refor­masi diantaranya mewajubkan Kementrian/Lembaga/Peme­rin­tah Daerah/Instansi untuk melakukan pengadaan barang/jasa melalui sistem elektronik yang difasolitasi oleh LPSE.

Sejak diinisiasi tahun 2008 sebutnya,  LPSE berkembang dari hanya 5 menjadi 644 LPSE yang tersebar di seluruh Indonesia dengan catatan transaksi Rp1.439 triliun dengan nilai efisiensi Rp112 triliun sampai tahun ber­jalan 2016. “Pemanfaatan LPSE oleh Kementerian,  lembaga,  pemda dan instansi memiliki peran penting sebagai motor penggerak pelaksanaan e-gover­nment nasional. LPSE telah meng­inspirasi pemda untuk mencipta­kan inovasi di bidang pengadaan melalhi pengembangan dan pem­nafaatan infrastruktur yang ada,” terangnya.

Meski demikian ungkapnya, LPSE juga menghadapi tantangan dalam menjalani fungsi dan tugas­nya, terutama jaminan fungsi kelembagaan LPSE,  kapasitas sumber daya dan infrastruktur yang terbatas serta keamanan informasi yang harus dijaga.

Untuk itu pihaknya menye­lenggarakan Rakernas setiap tahunnya yang diharapkan dapat meningkatkan standar sistim manajemen pengamanan infor­masi LPSE dengan penambahan fitur, peningkatan kapasitas ser­ver, hingga peningkatan keama­nan informasi. “Kita juga me­ngenalkan aplikasi baru untuk pengadaan secara elektronik berupa Sistim Rencana Umum Pengadaan,  Portal Inaproc.id, E-reverse auction, Conpetitive Cata­logue,  katalaog Ko kal dan SPSE-ICB,  dalam mendukung pelaksa­naan praktik pengadaan secara elektonik yang bersih, transparan dan akuntabel,” sebutnya.(h/rki)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM