SENGKETA LAHAN MABOET

Seribuan Warga Datangi Baiturahmah


Jumat, 04 November 2016 - 00:56:52 WIB

PADANG, HALUAN — Seribuan warga Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tumpah ruah di Jalan Baypass Aia Pacah. Persisnya di depan Kampus Baiturrahmah, Kamis (3/11) siang. Kedatangan warga dipicu adanya informasi, akan adanya sidang lapangan, di atas tanah sengketa antara Mamak Kepala Waris (MKW) Maboet dan Yayasan Baiturahmah.

Warga mulai berdatangan sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya, warga terkonsentrasi di halaman Kampus Baiturrahmah. Banyaknya warga membuat jalan Bypass Kilometer 15, Aia Pacah macet parah. Ken­daraan sulit lewat, karena kerumunan warga mengular sampai ke jalan.

Kedatangan warga meru­pakan reaksi spontan atas perkara yang juga bisa me­nye­rempet ke lahan milik ma­syarakat. Mereka ber­ke­rumun. Ingin tahu, seperti apa jalannya sidang lapa­ngan yang akan dilakukan majelis hakim Pengadilan Negeri Padang. Namun, rasa penasaran warga tak ter­jawab, sebab sidang lapa­ngan dibatalkan begitu saja oleh majelis hakim. Warga yang kecewa, berangsur-angsur membubarkan diri sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengacara Baitur­rahmah, Rimaison Syarief me­nga­takan, pihaknya memang memasukkan permohonan ke Pengadilan Negeri Pa­dang untuk melanjutkan si­dang sengketa tanah Maboet di objek perkara  yang dikua­sai Yayasan Baitur­rahmah. Ha­nya saja permohonan ini ditolak.  “Memang kami meminta ke­pada Pengadilan Negeri Pa­dang untuk mela­kukan sidang lapangan di Kampus Bai­turrahmah yang menjadi ob­jek perkara. Ha­nya saja per­mohonan ini ditolak kare­na beberapa hal. Apa alasan­nya penolakan ini saya tidak bisa menga­takan­nya ke pu­blik. Coba kon­firmasi saja ke Pe­ngadilan Ne­geri,” kata Rimaison, Ka­mis (3/11) di Kampus Bai­turrahmah.

Terkait adanya ribuan warga Koto Tangah yang mendatangi Kampus Bai­tur­rah­mah, Rimaison me­nga­takan ini adalah bukti ke­kompakan masyarakat Koto Ta­ngah. “Ini bukti ke­kom­pakan masyarakat Koto Ta­ngah. Walau sekarang proses pengadilan adalah Yayasan Baiturrahmah, namun semua warga Koto Tangah peduli akan hal ini,” katanya.

Ketua Forum Nagari Ti­go Sandiang, Marzuki Oen­mar yang fokus mem­fa­si­litasi persoalan tanah m­a­syarakat terkait sengketa ta­nah kaum Maboet meng­a­takan, kedatangan ma­sya­rakat hanya ingin tahu ba­gaimana perkembangan si­dang sengketa tanah. Pa­sal­nya, sengketa ini sudah mem­buat warga resah dan infor­masi di lapangan yang ber­kem­bang selalu simpang siur. “Kedatangan warga hanya ingin tahu sampai mana proses sengketa ini. Tidak ada niat apapun, apa­lagi membuat rusuh. Warga Koto Tangah sadar akan hukum karena itu sampai sekarang mereka tetap me­ngikuti proses hukum yang berlaku,” katanya.

Mencuatnya sengketa tanah Kaum Maboet berawal dari surat yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Padang bernomor 04/PDT.G/2016/P.PDG yang didasari pu­tusan Landraad Nomor 90 tahun 1931. Dimana, Ma­boet digugat oleh Naamloze Veenotschap Exploitie Van Onrderen de Goederen. Putu­san Landraad me­me­nang­kan kaum Maboet dan me­ngakui tanah yang dikuasai Maboet adalah tanah ulayat atau tanah adat yang juga diakui oleh pemerintah Hin­dia-Belanda dan tercatat dalam Eigendom Verponding 1794 surat ukur 30/1017.

Spontan, putusan Pe­nga­dilan Negeri ini memicu gejo­lak di tengah masya­rakat. Pasalnya, selama ini masyarakat tidak pernah berperkara soal tanah de­ngan Kaum Maboet. Aki­bat­nya, seluruh sertifikat tanah yang telah dikantongi ma­sya­rakat di 4 Kelurahan Koto Tangah (Dadok Tunggul Hitam, Bungo Pasang, Ikur Koto dan Aie Pacah-red) diblokir oleh Badan Per­tanahan Nasional (BPN) Padang sejak Oktober 2015 hingga saat ini. (h/mg-nga)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 21 April 2016 - 02:58:53 WIB
    Pelepasan Tukik Buka Rangkaian FPM 2016

    Seribuan Wisatawan Kini di Mentawai

    Seribuan Wisatawan Kini di Mentawai MENTAWAI, HALUAN — Festival Pesona Mentawai (FPM) 2016, resmi dibuka di Pantai Mapaddegat Tuapejat, Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (19/4) malam. Sebelum malam pembukaan, rangkaian acara diawali dengan pel.
  • Jumat, 10 Juli 2015 - 20:22:02 WIB

    Seribuan Umat Islam Hadiri Tabligh Akbar

    PADANG, HALUAN — Seribuan umat islam yang tengah menjalani ibadah puasa berbaur di Masjid Raya Sumb.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM