PE 2017 DITARGET 6,16 PERSEN

Pemprov Sumbar Dinilai Tak Realistis


Senin, 07 November 2016 - 01:05:22 WIB

PADANG, HALUAN — Target Pertumbuhan Ekonomi (PE) yang diajukan Pemprov pada KUA-PPAS APBD 2017, dipatok sebesar 6,16 persen, naik dari tahun lalu yang berada di angka 5,58 persen. 

Kalangan DPRD Sumbar khawatir tingginya target PE yang dipasang pada ang­garan APBD Sumbar 2017 tak mampu dicapai oleh pemerintah daerah.

“Dibanding APBN 2017, ini sangat tinggi. Pusat se­cara nasional hanya me­matok angka 5,1 persen. Ini juga turun dibanding tahun 2016 yang 5,3 persen. Pe­nye­babnya karena asumsi ekonomi melambat,” ujar Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat, Liswandi kemarin (6/11) di Padang.

Liswandi yang juga Wa­kil Ketua Komisi III Bidang Ke­uangan ini tak menampik target yang dipasang pihak eksekutif sejalan dengan PE di RPJMD Sumbar 2016-2021 yang cukup tinggi. Namun pandangan dia pada dasarnya hal ini tidak rea­listis.

Alasannya di 2017 ba­nyak sekali kemungkinan pembiayaan yang tidak bisa dibiayai. Baik dari APBN atau­pun APBD. Penye­bab­nya dana bantuan dari pusat banyak yang terbentur. Se­perti tahun sekarang saja, ada DAU dengan jumlah Rp228 miliar yang ditunda.

Menurut dia tahun 2017 mendatang berbagai ke­mungkinan terburuk masih bisa terjadi. Bisa jadi tahun depan tersebut DAU nya juga turun di akhir tahun. Di lain sisi, PE dipengaruhi oleh kesejahteraan masyarakat, pembukaan lapangan kerja dan tumbuhnya bisnis-bis­nis baru. “Kalau dana tidak berputar, angka 6,16 persen tadi akan sulit dikejar. Kita harap ini dipertimbangkan lagi oleh pemerintah pro­vinsi (pemprov),” katanya.

Selain Liswandi, desakan agar pemprov mem­pertim­bangkan kembali tar­get PE juga disuarakan Fraksi PDIP, PKB dan PBB DPRD Su­m­bar. Fraksi gabungan ini me­ngin­gat­kan pemprov agar realistis dalam mematok target per­tumbuhan eko­nomi.

Ketua Fraksi PDIP, PKB, dan PBB Albert Hendra Luk­man mengatakan, target per­tumbuhan ekonomi harus di­patok secara realistis ka­rena Sumbar sangat tergan­tung dari belanja pemerintah (APBD). Sedangkan faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu belanja swasta/investasi sa­ngat minim, atau terbatas masuk ke Sumbar.

Terkait ini pada KUA-PPAS 2017 yang diajukan Pemprov, selain PE yang dipatok 6,16 persen, penu­ru­nan angka kemiskinan di­re­ncanakan dari 6,43 persen menjadi 6,15 persen. Target penurunan angka pe­ngang­guran dari 6,68 persen men­jadi 6,46 persen. (h/len)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 April 2020 - 19:03:18 WIB

    Antisipasi Ledakan Corona, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan Pendatang dari Zona Merah

    Antisipasi Ledakan Corona, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan Pendatang dari Zona Merah PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasien positif virus Corona atau Covid-19 terus bertambah. Ini membuat Pemprov Sumbar lebih gencar untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus mematikan tersebut agar tak terus m.
  • Selasa, 07 April 2020 - 20:20:50 WIB

    7 Ribu APD Tiba, Pemprov Sumbar Akan Bagi ke RS Rujukan

    7 Ribu APD Tiba, Pemprov Sumbar Akan Bagi ke RS Rujukan PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemprov Sumbar menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 7.000 set dan masker sebanyak 35.000 buah dari BNPB Pusat, Selasa (7/4/2020) siang. Bantuan langsung diterima Wakil Gubernur Sumba.
  • Selasa, 07 April 2020 - 13:20:18 WIB

    Bank Nagari Bantu Pemprov Sumbar Rp400 Juta untuk Perangi COVID-19

    Bank Nagari Bantu Pemprov Sumbar Rp400 Juta untuk Perangi COVID-19 PADANG, HARIANHALUAN.COM - Bank Nagari kembali menyalurkan bantuan untuk penanggulangan wabah COVID-19 sebesar Rp400 juta kepada Pemprov Sumbar. Senin (6/4) kemarin, Plt Dirut Bank Nagari Syafrizal, didampingi Plt Direktur Ke.
  • Jumat, 03 April 2020 - 23:37:24 WIB

    Potensi Lonjakan ODP, Pemprov Sumbar Siapkan Sejumlah Lokasi Karantina

    Potensi Lonjakan ODP, Pemprov Sumbar Siapkan Sejumlah Lokasi Karantina PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengunjungi tempat karantina untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa UPTD, asrama dan Badan Diklat di Kota .
  • Kamis, 02 April 2020 - 12:44:49 WIB

    Ribuan Alat Rapid Test Diterima Pemprov Sumbar

    Ribuan Alat Rapid Test Diterima Pemprov Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemprov Sumbar sudah menerima sebanyak 4.800 alat rapid test yang dikirimkan pemerintah untuk mendeteksi secara cepat apakah seseorang terpapar virus korona (Covid-19) atau tidak..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM