Wewenang Dikmen Dialihkan, Disdik Mentawai Mulai Gamang


Selasa, 08 November 2016 - 09:51:27 WIB
Wewenang Dikmen Dialihkan, Disdik Mentawai Mulai Gamang ilustrasi pendidikan

MENTAWAI, HALUAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai gamang dengan pengambilalihan wewenang Pendidikan Menengah (Dikmen) ke Provinsi. Mengingat sejumlah sekolah SMK dan SMA yang tengah dibangun tidak dapat perhatian penuh provinsi.
 

Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Mentawai, Sermon mengatakan, pihaknya saat ini sedang dalam proses membangun SMA atau SMK termasuk juga menyiapkan tenaga pendidikannya.
 

"Pelimpahan wewenang ini akan mengganggu rencana yang telah kami buat sebelumnya. Sejumlah sekolah telah kami bangun, diantaranya yang berada di Kecamatan Siberut Barat, Pagai Utara dan Pagai Selatan yang telah selesai pada tahun 2015, sebelum undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah diberlakukan.

 

Dimana beberapa kewenangan yang sebelumnya berada di kabupaten/kota sekarang dialihkan ke provinsi," jelasnya, usai rapat mendengar masukan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Pemkab Mentawai, SKPD provinsi dan Mentawai, serta masyarakat dalam kunjungan Wagub, Sabtu (5/11).
 

Ia menjelaskan, munculnya aturan pemindahan kewenangan ke provinsi dinilai akan merubah perhatian yang diberikan pemerintah terhadap SMA/SMK di Mentawai. Apalagi jika melihat kondisi alam Mentawai, maka perhatian yang diberikan tak akan sama dengan yang berada di kabupaten/kota lainnya di Sumbar yang mudah dijangkau kendaraan dan tidak membutuhkan biaya besar saat kunjungan yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.
 

Meskipun begitu, pihaknya tetap harus mematuhi aturan yang ada dan menjalankannya. Untuk saat ini, tinggal melakukan finalisasi data P2D tentang pendidikan menengah yang telah diserahkan ke Provinsi Sumbar.
 

Diketahui, SMA yang ada di Siberut Utara berjumlah 11 dan SMK ada 3 namun saat ini kendala yang dihadapi minimnya tenaga guru untuk SMK  (kejuruan) sehingga siswa kesulitan untuk mendapatkan pelajaran kejuruan. "Kebutuhan guru di sini sangat tinggi, saat ini kami hanya mengandalkan guru kontrak yang ada di daerah, sementara yang PNS hanya kepala sekolahnya saja," ungkapnya.
 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM