Sekolah Lima Hari di Payakumbuh Jadi Percontohan Nasional


Selasa, 08 November 2016 - 00:00:48 WIB
Sekolah Lima Hari di Payakumbuh Jadi Percontohan Nasional SMP 4 Payakumbuh

PAYAKUMBUH, HALUAN—Pendidikan Kota Payakumbuh saat ini tengah dilirik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terutama terhadap pelaksanaan sekolah lima hari yang selama ini diterapkan di Paya­kumbuh. Menurut rencana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerapkan sekolah lima hari secara nasional. 

 

“Ada pertemuan dengan tim dari Kementerian Pen­di­dikan dan Kebudayaan soal sekolah lima hari,” ucap Defi Marlita Kepala SMPN 4 Pa­ya­­kum­buh, usai menerima tim dari kementerian, Selasa (8/11).

 

Menurutnya, tim dari kementerian, merupakan Badan Penelitian dan Pe­ngem­bangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kedatangannya, untuk me­ngam­bil contoh serta testi­moni sekolah yang sudah menerapkan sekolah lima hari di Payakumbuh.

 

 ”Kebetulan SMPN 4 Pa­ya­kumbuh serta seluruh SMP se-Payakumbuh sudah me­nerap­kan sekolah lima hari ini. Karena itu, tim kemen­terian meminta pendapat terhadap penerapan sekolah lima hari selama ini,” ucap­nya lagi. 

 

Dalam pertemuan yang dilangsungkan di Dinas Pen­di­dikan Kota Payakumbuh itu, tidak seluruh sekolah yang diundang. Hanya be­berapa sekoah saja. Seperti SMPN 1 Payakumbuh, SM­PN­ 4 Pa­yakumbuh, SMPN 7 Paya­kumbuh, SMAN 1 Paya­kum­buh, SDN 21 dan SDN 04.

 

Tak hanya sekolah yang sudah menerapkan sekolah lima hari, sekolah yang masih belajar enam hari juga hadir dalam pembanding penera­pan sekolah lima hari di Payakumbuh. Seperti SMAN 3 Payakumbuh.

 

“Tim kementerian me­ngam­bil contoh sekolah yang sudah menerapkan sekolah lima hari. Rencananya, Ke­men­terian Pendidikan akan menerapkan sekolah lima hari secara nasional,” katanya lagi. 

 

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Paya­kum­buh, Hasan Basri menga­takan, kedatangan tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu sekaligus meninjau pelaksanaan se­kolah lima hari sebagai ruju­kan nasional.

 

 ”Di Indonesia, hanya 3 daerah yang melaksanakan sekolah lima hari. Yakni Purwakarta, Klaten dan Paya­kumbuh. Kami juga terharu dengan masuknya Kota Paya­kumbuh sebagai rujukan nasional,” kata Hasan Basri. 

 

Ia tidak menyangka, Kota Batiah masuk satu dari tiga daerah rujukan nasional dari Kementerian Pendidikan.

 

“Ternyata, Kementerian Pendidikan selama ini me­mantau program yang ada di masing-masing daerah. Kita tidak menyangka Paya­kum­buh ikut rujukan nasional,” terangnya lagi.  

 

Sebelumnya, seluruh se­ko­lah di Kota Payakumbuh sejak tahun 2014, sudah menerapkan sekolah lima hari. Di pertengahan 2016, sejumlah sekolah dasar  yang merasa tidak siap mengu­n­durkan diri dan melak­sana­kan sekolah enam hari se­perti biasa.  Sementara, tingkatan SMP dan SMA tetap me­lanjutkan sekolah lima hari. (h/ddg)

 

Editor : Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM