Mentawai Minim Air Bersih


Rabu, 09 November 2016 - 00:28:58 WIB
Mentawai Minim Air Bersih Minimnya ketersediaan air bersih, menjadi permasalahan yang sangat mendominasi di Kabupaten Mentawai. Air terjun di Sigunung Sirilanggai, diyakini sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Bumi Sikerei itu. (RINA)

MENTAWAI, HALUAN —Peme­rintah Provinsi Sumbar mem­bentuk tim khusus un­tuk meng­inventarisir berbagai perma­sala­han di Kabupaten Mentawai, salah satunya terkait ketersediaan air bersih.

Saat kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama sejumlah SKPD ke Men­tawai, diketahui jika Bumi Sikerei sangat minim dalam hal keter­sediaan air bersih dan layak konsumsi, maupun ketersediaan air untuk keperluan bercocok tanam.

Kabid Sungai Pantai dan Kon­servasi Dinas PSDA Sumbar Sya­fril Daus melihat, air terjun di Sigunung Sirilanggai adalah salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih war­ga, Pem­kab Mentawai harus memastikan agar tidak ada kendala dalam pembangunan sarana prasarana air bersih, intake dan transmisi di kecamatan Siberut Utara.

“Inventarisir sumber air baku di Mentawai, di antaranya yang ada di Desa Sirilanggai. Selan­jutnya akan dilakukan studi potensi air baku. Jika melihat dari tekanan air yang berkisar antara 200 sampai 300 liter perdetik, dan ketinggian sumber air maka air yang berasal dari hulu sungai Sirilanggai, dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mas­yarakat yang ada di Siberut Utara,” jelasnya.

Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai BWS Sumatera V (BWSS V) Kementerian PUPR, Dinas Prarjaltarkim, Biro Humas dan PU Kabupaten Mentawai, telah dilihat langsung keberadaan potensi air bersih yang ada di Kecamatan Siberut Utara. Untuk itu perlu dilakukan langkah ber­sama, agar sumber air baku ter­sebut dapat dikembangkan.

“Di antaranya menyiapkan fasilitas pendukung seperti jalan untuk memudahkan pengerjaan nantinya,” katanya.

Ia mengakui persoalan tanah menjadi hal yang rumit di Men­tawai, namun dari keterengan kepala desa Sirilangkai, mereka telah sepakat untuk mendukung air bersih tersebut segera sampai di pemukiman mereka. Tapi itu tentunya butuh kejelasan lang­sung dari pemerintah daerah supaya tidak ada persoalan di saat pembangunan dilaksanakan.

Potensi air bersih tersebut tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari oleh masyarakat, tapi bisa juga diman­faatkan untuk irigasi dan Pem­bangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Itu semua, tentu­nya setelah melakukan survey lanjutannya untuk perencanaan penggunaan air baku tersebut.

“Dari visual potensi air baku ini dapat juga dimanfaatkan sebagai sumber PLTMH, sebab di desa Sirilangkai kami melihat sampai sampai ini belum teraliri listrik. Air ini juga dapat digu­nakan sebagai irigasi. Namun tentunya semuanya itu butuh mempelajari lebih lanjut dan kesepakatan bersama. Mana yang nantinya dibangun dengan APBD kabupaten, APBD provinsi dan APBN,” terangnya.

Tidak hanya itu, di sepanjang aliran sungai juga terdapat berba­gai material batu dan pasir, po­tensi ini dapat digunakan untuk bahan bangunan bagi masyarakat. Untuk pengembangan potensi air bersih yang ada, perlu dukungan masyarakat setempat dan Pemda.

Sementara itu Pengawas Uta­ma Bidang Air Baku Balai Wila­yah Sungai V Sumatera Kemen­terian PUPR, M Amir Dagiri menambahkan, setelah dilakukan studi potensi sumber air baku, maka langkah selanjutnya kabu­paten Mentawai harus sege­ra menyiapkan SID dan DED.

Dalam SID menjelaskan de­ngan masalah sosial masyarakat, dan apakah lokasi air baku ter­sebut masuk hutan lindung atau tidak. Sementara pada DED akan menjabarkan tentang data teknis terkait kondisi air bersih tersebut.

“Berdasarkan inventarisir yang dilakukan menjelang studi potensi air bersih dilaksanakan, didapatkan informasi masalah akses transportasinya, dimana saat ini menuju lokasi sulit, yakninya dengan jalan setapak sekitar 4 jam. Untuk memu­dahkan membawa bahan dan material untuk pembangunan sarana prasarana air bersih, tugas kabupaten dalam menyegerakan agar ke lokasi dapat dibangun jalan. Sebab masalah air bersih dan listrik menjadi  hal penting yang sangat dibutuhkan masya­rakat di Mentawai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mentawai Asmen Simanjorang menjelaskan, untuk akses jalan ke lokasi bisa disiasati lebih mudah, tidak harus melewati jalan setapak  yang sebelumnya digunakan saat studi potensi sumber air bersih. Dimana akses jalan tersebut selain banyak memutar, juga membutuhkan waktu yang lama sampai ke lokasi. (h/rin)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 30 Maret 2020 - 20:54:58 WIB

    Wabah Corona, Penundaan Kegiatan di DPRD Mentawai Masih Berlanjut

    Wabah Corona, Penundaan Kegiatan di DPRD Mentawai Masih Berlanjut MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Penyebaran virus corona di Provinsi Sumatera Barat kian mengkhawatirkan. Hal tersebut juga berdampak pada pelaksanaan program kegiatan di jajaran DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai..
  • Senin, 30 Maret 2020 - 18:15:33 WIB

    BPBD Mentawai Terima Kiriman 50 Set APD dari BNPB

    BPBD Mentawai Terima Kiriman 50 Set APD dari BNPB MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani kasus virus.
  • Senin, 30 Maret 2020 - 16:17:28 WIB

    DPRD Mentawai Minta Pemerintah Maksimalkan Bantuan Pusat

    DPRD Mentawai Minta Pemerintah Maksimalkan Bantuan Pusat MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Isar Taileleu meminta Pemerintah agar memaksimalkan bantuan pembangunan dari Pusat, untuk itu pemerintah harus mengkaji lebih matang lagi jika ada per.
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 15:06:12 WIB

    Mentawai Tutup Akses Keluar Masuk Orang Melalui Jalur Laut

    Mentawai Tutup Akses Keluar Masuk Orang Melalui Jalur Laut MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Upaya meminimalisir dampak terjadinya penyebaran virus corona di Kepulauan Mentawai, Pemerintah setempat mengambil kebijakan dalam 14 hari kedepan akan menutup akses laut bagi penumpang jalur lau.
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:15:31 WIB

    Ingat Ya! Turis Asing Dilarang Masuk Mentawai

    Ingat Ya! Turis Asing Dilarang Masuk Mentawai MENTAWAI, HARIANHALUAN - Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Yosep Sarogdok meminta kepada seluruh petugas kesiapsiagaan dan pencegahan penyebaran virus corona maupun pihak keamanan agar memperketat pengawasan keluar masu.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM