Presiden Jangan Main-Main dengan Rasa Keadilan


Kamis, 10 November 2016 - 00:17:46 WIB
Presiden Jangan Main-Main dengan Rasa Keadilan Rapat Pleno XII Dewan Pertimbangan MUI di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (9/11). Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, memberi pesan kepada Jokowi dan aparat penegak hukum agar tak boleh main-main dengan rasa keadilan.

JAKARTA, HALUAN — Jutaan umat Islam tumpah ruah di Ibu Kota pada 4 November 2016. Mereka melakukan aksi damai dalam rangka mendesak presiden dan kepolisian untuk segera menetapkan status hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Ahok atas dugaan penistaan agama.

Di sisi lain, saat peserta aksi yang didominasi oleh ulama “bertamu” ke Istana Negara, justru Presiden RI, Jokowi tidak tampak untuk menemui massa.

Menanggapi itu, Ketua De­wan Pertimbangan MUI, Din Syam­suddin, memberi pesan ke­pada Jokowi dan aparat pe­ne­g­ak hukum agar tidak ber­ma­in-main dengan rasa keadi­lan.

“Untuk presiden, untuk aparat penegak hukum, jangan main-main dengan rasa keadilan di tengah masyarakat,” ujarnya di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (9/11).

Din juga mengaku mengi­rim­­kan pesan bernada kritik ke­pada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. “Itu bukan kearifan dan kene­gara­wanan Presiden,” ucapnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu berpesan kepada umat Islam agar senan­tiasa mengambil hikmah atas peristiwa yang terjadi.

Din juga mengimbau kepada kaum muslim agar tidak menja­dikan kasus dugaan penistaan agama ini sebagai pertentangan antaretnis atau antaragama.

“Saya minta umat Islam melihat ini sebagai persoalan (yang) tidak ada urusan dengan seseorang yang beragama lain. Begitu pula dengan etnik lain,” tuturnya.

Presiden tak pantas sebut aksi bela islam ditunggangi.

Se­mentara itu, Wakil Ketua De­wan Pertimbangan (Wantim) Ma­jelis Ulama Indonesia (MUI), Didin Hafifudin, me­nya­­yangkan per­nyataan Presi­den RI, Jokowi yang menuding ak­si 4 November 2016 ditung­ga­ngi kelompok-kelompok ter­ten­tu.

“Tuduhan semacam ini ti­dak sepantasnya dilontarkan pre­siden. Kami berharap su­paya tidak menuduh untuk meng­­gerakan yang ikut aksi. Ini kesadaran masyarakat,” ujarnya.

MUI, kata Didin, berharap ke­pada presiden untuk tidak me­ngeluarkan pernyataan-per­nya­taan yang akan menambah masalah. “Itu aksi damai, murni yang dilakukan masyarakat muslim dan elemen bangsa lainnya,” ucapnya. (h/okz)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM