SDM Perbankan Syariah Kurang, Lulusan Jurusan Keuangan Syariah Berpeluang Besar


Kamis, 10 November 2016 - 00:31:29 WIB

PADANG, HALUAN — Perkembangan perbankan syariah di Indonesia jauh tertinggal daripada perbankan konvensional. Menurut General Ma­na­ger (GM) Corporate Secretary & Communication BNI Syariah pusat, Endang Rosawati, salah satu penyebabnya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) perbankan syariah masih kurang.

“SDM perbankan syariah masih kurang, terutama dalam hal kompetensi. Hal itu menjadi salah satu faktor melambatnya pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia. Sementara itu, SDM perbankan konvensional sudah bagus karena perbankan konvensional sudah lebih lama mengakar. Di dalam mata kuliah pun sudah sehari-sehari menggunakan metode-metode konvensional. Berbeda dengan perbankan syariah, ilmunya masih baru sehingga referensi juga tidak sebanyak metode konvensional,” ujar Endang saat diwawancarai Haluan melalui pesan WhatsApp baru-baru ini. 

Selain kompetensi, menurut Endang, SDM perbankan syariah juga kalah pengalaman daripada SDM perbankan konvensional. “Masih sedikit SDM yang punya pengalaman di ke­uangan  syariah,” ucapnya.

Di BNI Syariah, pihaknya merekrut SDM disesuaikan dengan kebutuhan pembukaan jaringan. Ia menyebutkan, pihaknya membekali karyawan dengan pelatihan tentang akad-akad syariah dan kemampuan kompetensi lainnya yang disesuaikam dengan kebutuhan di bidangnya.

Mengenai kurangnya jumlah SDM perban­kan syariah, menurut Endang, hal itu merupakan peluang lulusan jurusan yang berkaitan dengan keuangan syariah, seperti Jurusan Perbankan Syariah dan Jurusan Ekonomi Islam, apalagi dengan tumbuh cukup pesatnya industri jasa keuangan syariah, seperti busana, makanan halal, haji dan umrah, serta pendidikan Islam, yang akan menguatkan pertumbuhan perbankan syariah.

Sementara itu, Ahmad Wira, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Imam Bonjol Padang mengatakan, peluang kerja lulusan perguruan tinggi di bidang keuangan syariah lebih besar daripada jurusan lain.

“Peluang mereka cukup besar, apalagi beberapa daerah mengembangkan lembaga keuangan syariah,” ujar Ahmad Wira saat dihubungi Haluan di Padang, Rabu (9/11).

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa lulusan tersebut harus meningkatkan kemam­puan karena perbankan syariah juga menerima lulusan jurusan selain jurusan perbankan syariah.

Di Sumatra Barat, kata Ahmad Wira, ada tiga perguruan tinggi yang memiliki jurusan yang berkaitan dengan keuangan syariah. Pertama, IAIN Imam Bonjol Padang yang memiliki Jurusan Ekonomi Islam (S1) dan Perbankan Syariah (D3). Saat ini, pihaknya sedang menyiap­kan proposal untuk membuka Jurusan Perbankan Syariah (S1), Manajemen Syariah, dan Akuntansi Syariah. Kedua, IAIN Bukittinggi dengan Jurusan Ekonomi Islam, dan Perbankan Syariah. Ketiga, IAIN Batusangkar dengan jurusan yang sama dengan IAIN Bukittinggi.

Mengenai jumlah lulusan, kata Ahmad Wira, untuk di IAIN Imam Bonjol Padang, tiap tahun ada sekitar 300 lulusan dari dua jurusan tersebut. Lulusan tersebut tersebar di berbagai lini, seperti Bank Indonesia, perbankan konvensional dan syariah, dan lembaga keuangan. (h/dib)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 10:24:11 WIB

    Kejar Target, Begini Jurus ESDM Dalam Pengembangan EBT

    Kejar Target, Begini Jurus ESDM Dalam Pengembangan EBT JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Kedutaan Besar Norwegia menyelenggarakan "Indonesia-Norwegia Renewable Energy Workshop 2020" yang berfokus untuk pengembangan Energi Baru .
  • Ahad, 02 Februari 2020 - 11:21:43 WIB

    Kurangi Impor LPG, ESDM Dorong Gasifikasi Batubara Jadi Kebijakan Strategis

    Kurangi Impor LPG, ESDM Dorong Gasifikasi Batubara Jadi Kebijakan Strategis JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Program gasifikasi batubara atau coal to Dimethyl Ether (DME) akan terus didorong oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam meningkatkan nilai tambah batubara. Bahkan, program D.
  • Sabtu, 01 Februari 2020 - 07:23:22 WIB

    Harga Gas Turun, Menteri ESDM Pastikan Jatah Kontraktor Tetap Aman

    Harga Gas Turun, Menteri ESDM Pastikan Jatah Kontraktor Tetap Aman JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan penurunan harga gas di tingkat konsumen tidak akan mengurangi jatah bagi hasil kontraktor namun akan diambil dari porsi bagi .
  • Kamis, 30 Januari 2020 - 13:09:33 WIB

    Tahun 2020, ESDM Targetkan Bauran EBT 13,4 Persen

    Tahun 2020, ESDM Targetkan Bauran EBT 13,4 Persen JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan, prioritas kebijakan utama sektor energi dan mineral bertumpu pada prespektif transformasi ekonomi. Hal ini bertujuan untuk .
  • Sabtu, 02 November 2019 - 07:43:00 WIB

    Soal Gas, Ini Perintah Jokowi kepada Menteri ESDM

    Soal Gas, Ini Perintah Jokowi kepada Menteri ESDM JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengutamakan produksi gas dalam negeri untuk kebutuhan industri lokal, ketimbang diekspor..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM