DISTAN, PSDA DAN PU AKAN BERKOORDINASI

Petani Saibi Ketiadaan Pupuk dan Irigasi


Kamis, 10 November 2016 - 00:34:17 WIB
Petani Saibi Ketiadaan Pupuk dan Irigasi Inilah areal tanaman padi di Desa Saibi Kecamatan Siberut Tengah, Mentawai yang hanya me¬manfaat-kan air hujan dan genangan air yang bersifat asam. Pupuk juga tidak masuk ke Siberut Tengah. (RINA AKMAL)

PADANG, HALUAN — Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatra Barat, Ir Candra mengatakan akan melakukan koordinasi dengan dengan PSDA dan Dinas PU, untuk mengatasi persoalan pertanian yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

hal tersebut berkaitan dengan kegundahan yang disampaikan ma­syarakat Desa Saibi Samukop Siberut Tengah saat berdiskusi dengan rom­bongan Biro Pembangunan dan Ran­tau Sumbar A.Yani bersama se­jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi dan Kabupaten Kepulauan Mentawai ke Saibi. dalam kesempatan tersebut, mayoritas warga Saibi me­nge­luhkan minimnya pengetahuan mereka untuk bercocok tanam, dan ditambah lagi dengan kurangnya irigasi serta kualitas tanah dan air yang ada di daerah mereka.

Selain sejumlah faktor di atas, masyarakat Saibi juga mengeluhkan harga pupuk yang tinggi. Tidak hanya kesulitan untuk mendapatkan pupuk, tapi harga pupuk yang mahal juga menjadi faktor penghambat ma­syarakat untuk mengembangkan lahannya.

Ia tidak menampik, bahwa di Mentawai masih banyak petani yang kesulitan untuk menegembangkan dan mengelola lahannya karena ba­nyaknya faktor yang menyebabkan itu misalnya masih kurangnya irigasi, pengetahuan masyarakat untuk me­ngelola lahannya, dan kurangnya kualitas tanah serta air.

“Kami akan tindaklanjuti apa yang menjadi persoalan di Mentawai, salah satunya dengan membicarakan hal ini bersama Pu yang membidangi irigasi dan Dinas Perhubungan terkait trans­portasi mendistribusikan barang pertanian terutama pupuk,” ujarnya, Rabu (9/11).

ia juga bertekad akan membantu Mentawai untuk keluar dari daerah tertinggal, terutama dalam bidang pertanian. Ia juga mengatakan, untuk cetak sawah dimasyarakat sudah dilakukan, tapi karena minimnya jumlah penduduk belum dapat ter­garap seluruhnya. Bahkan, sudah disediakan alat pertanian. “Itu menja­di permasalahan tersendiri, dari 50 hektare yang akan digarap, tertanam hanya sekitar 5 hingga 10 hektar,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya akan mem­berikan sosialisasi dan pelatihan ke masyarakat di Mentawai untuk mem­bantu masyarakat memahami ba­gaimana mengelola lahan serta pe­ngem­bangan pertanian di daerah tersebut. “Tahun 2017 kami akan menyiapkan tenaga untuk membantu warga di Mentawai, agar pertanian di sana berkembang,” ujarnya.

Sosialisasi yang akan diberikan pada masyarakat Mentawai nantinya adalah bagaimana mengenal tanaman yang cocok yang bisa dikembangkan di daerahnya, serta komoditi yang tidak membutuhkan pemiliharan secara terus-menerus. Karena melihat terbatasanya Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga hasil dapat dibawa kedaratan dengan kualitas yang bagus untuk dijual kepada pembeli, tentunya dengan harga yang sepadan,” ulasnya. (h/rin)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 20 Januari 2020 - 19:48:19 WIB

    Harga Tembakau tak Memuaskan, Petani di Pasaman Harapkan Bantuan Pemkab

    Harga Tembakau tak Memuaskan, Petani di Pasaman Harapkan Bantuan Pemkab PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Petani tembakau yang berada di Jorong Pagaran, Kecamatan Duokoto, Pasaman, membutuhkan akses pemasaran yang layak dan berdaya saing demi menjaga keberlangsungan produksi tembakau kering milik merek.
  • Selasa, 14 Januari 2020 - 20:04:22 WIB

    Pupuk Langka di Pasbar, Petani Berpotensi Gagal Panen

    Pupuk Langka di Pasbar, Petani Berpotensi Gagal Panen PASBAR, HARIANHALUAN.COM  - Gonjang ganjing tentang kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Pasbar membuat para petani menjadi gerah. Pasalnya petani harus membeli pupuk non subsidi dengan harga yang mahal. .
  • Kamis, 05 Desember 2019 - 09:17:28 WIB

    Petani Siguntur Diberi Bantuan Rodentisida

    Petani Siguntur Diberi Bantuan Rodentisida PULAUPUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Akhir-akhir ini memasuki musim pancaroba di beberapa bagian wilayah Sumatera Barat, hal ini mengakibatkan timbulnya hama baru yang mengurangi angka produktivitas gabah di lahan persawahan peta.
  • Senin, 04 November 2019 - 16:30:00 WIB

    Tingkatkan Ilmu Kewirausahaan bagi Petani, Anggota DPRD Sumbar Ini Gelar Pelatihan UMKM

    Tingkatkan Ilmu Kewirausahaan bagi Petani, Anggota DPRD Sumbar Ini Gelar Pelatihan UMKM BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Untuk meningkatkan pengetahuan tentang kewirausahan Ismunandi Sofyan anggota DPRD Provinsi Sumbar mengelar pelatihan bagi pelaku UMKM di Hotel Grand Malindo, Minggu (3/11)..
  • Sabtu, 05 Oktober 2019 - 19:05:38 WIB

    Sawah Dipenuhi Kerikil, Petani Koto Tinggi Gagal Panen

    Sawah Dipenuhi Kerikil, Petani Koto Tinggi Gagal Panen PADANGPARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Tanaman padi sawah petani di Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman sering gagal panen karena dihantam banjir Batang Kamumuan..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM