Mentawai Sulit Keluar dari Daerah Tertinggal


Jumat, 11 November 2016 - 00:43:55 WIB

PADANG, HALUAN — Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, setelah dilakukan pemetaan persoalan yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pemprov Sumbar belum bisa menargetkan kapan daerah tersebut keluar dari daerah tertinggal.

Melihat sejumlah keter­ba­tasan yang ada di Men­tawai saat ini, yang sangat berpengaruh dan bisa meng­hambat usaha yang dilakukan untuk melepaskan daerahnya dari ketertinggalannya. “Ang­ka kemiskinan disana men­capai 14 persen. Belum lagi banyaknya kendala yang ada di Mentawai. Kendala ter­sebut akan memperlambat perkembangan daerah ini. Namun demikian, kami akan terus melakukan usaha, agar secara bertahap daerah ini dapat keluar dari keter­ting­galannya,” ungkapnya, Kamis (10/11).

Meskipun ia mengaku belum bisa menetapkan ka­pan Mentawai akan keluar dari daerah tertinggal, namun yang jelas ia dan sejumlah pihak terkait akan bekerja maksimal untuk membuka keterisoliran Mentawai agar masyarakatnya bisa menik­mati pembangunan seperti daerah lain di Sumbar.

“Hal utama yang akan menjadi prioritas adalah, menghubungkan komunikasi antar kecamatan dan antar pulau yang selama ini masih sangat minim. Kemudian bagaimana transportasi bisa lebih baik, untuk kelancaran masyarakat dalam mendis­tribusikan hasil panen mau­pun untuk kelancaran trans­porta­sinya,” beber Nasrul Abit.

Jika memang memung­kinkan, menurutnya, harus dibangun jalan darat agar daerah menjadi lebih terbuka dan masyarakat yang selama ini terpencil bisa merasakan pembangunan. Untuk itu, harus dipastikan bahwa mas­ya­rakat Mentawia benar-benar bersedia untuk diba­ngun asalkan tetap memper­tahankan budaya setempat.

Sebelumnya, Wakil Gu­bernur Sumbar Nasrul Abit membawa 23 pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan empat instansi dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Mentawai untuk mengidentifikasi persoalan daerah itu. Tim wagub terse­but berangkat Sabtu (5/11) hingga Selasa (8/11).

Sementara, instansi ter­kait yang ikut dalam rombo­ngan tersebut terdiri dari Balai Wilayah Sungai Suma­tera V Kementerian PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Padang Kemen­terian PUPR, Badan Pusat Statistik Provinsi Sumbar dan pihak PT Semen Padang. (h/rin)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]