Operasi Zebra 2016 Dimulai


Jumat, 18 November 2016 - 00:10:47 WIB
Operasi Zebra 2016 Dimulai Kapolres Solok Kota Susmelawati Rosya memasang pita pada perwakilan anggota Satlantas Polres Solok Kota, Rabu(16/11). Pemasangan pita tanda dimulainya Operasi Zebra 2016 di wilayah hukum Polres Solok Kota. (ALFIAN)

SOLOK, HALUAN — Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2016 di Mapolres Solok Kota, Rabu (16/11). Apel gelar pasukan itu ditandai dengan pema­sangan pita oleh Kapolres pada perwakilan pasukan dari POM TNI AD, Satlantas, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Di hadapan peserta apel dari Polres Solok Kota, Dinas Perhubungan, Satpol PP unsur Forkopimda Kota Solok dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Sus­melawati Rosya mengatakan, Opersi Zebra 2016 yang merupakan program dari Kor­lantas Mabes Polri lebih menekankan pada peningkatan disiplin berlalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Berdasarkan data, dari tahun ke tahun terjadi peningkatan laka lantas dan keru­gian materil yang tinggi. Oleh karenanya, personel yang diturunkan ke lapangan diminta lebih melakukan pendekatan persuasif pada pemakai jalan maupun pemilik kendaraan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan kelengkapan kendaraan sesuai standar nasional.

Di dalam pelayanan pada masyarakat, polisi dituntut lebih profesional dengan mengedepankan senyum sapa dan salam, selalu ramah terhadap masyarakat namun tegas dalam penegakan hukum tanpa mau diiming-iming pelaku kejahatan dan pelanggaran.

Polri jauh sebelum ini sudah berupaya melakukan reformasi diri, terutama re­formasi mental dalam upaya mengikis korupsi, kolusi, nepotisme.

Kasatlantas Polres Solok Kota Bayful Yandri menjawab Haluan, usai operasi gelar pasukan mengatakan, kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lainnya di wilayah hukum Polres Solok Kota sudah mulai berkurang dari tahun ke tahun. Turunnya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas karena Satlantas Polres Solok Kota selalu melakukan penyuluhan pada orga­nisasi masyarakat dan siswa di sekolah-sekolah.

Jika dilihat dari angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, memang dido­minasi pelajar dan usia produktif. Kecen­derungan itu karena mereka banyak yang tidak paham akan peraturan lalu lintas dan melanggar rambu-rambu yang ada. Yang lebih parah lagi karena sering ugal-ugalan di jalan raya tanpa berpikir bahwa jalan raya banyak yang menggunakan.

Pada Operasi Zebra 2016, polisi lebih menekankan pada penindakan jika me­mang ditemukan pelanggaran yang fatal bagi pengendara maupun pengemudi.

“Namun tidak tertutup juga kemungkinan tentang peringatan jika memang tingkat kesalahan masih dapat ditolerir,” tutur Bayful Yandri.(h/alf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]