Hari Ini, Bos Kestrelindo Group Beri Kuliah Umum di Unand


Selasa, 22 November 2016 - 00:46:15 WIB
Hari Ini, Bos Kestrelindo Group Beri Kuliah Umum di Unand Hari Ichlas.

PADANG, HALUAN — Hari ini (22/11), pengusaha sukses asal Minang di perantauan, Hari Ichlas menggelar kuliah umum kewirausahaan di kampus Universitas Andalas. Owner and Founder Kestrelindo Group ini akan memberikan kisi-kisi sukses bagi mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha muda.

Dalam kuliah umum ini, Hari Ichlas akan memb­e­berkan kisah hidupnya yang dimulai dari berjualan ban bekas di Kota Padang sampai pada tindakan nekatnya un­tuk merantau ke Jakarta menggunakan kapal ikan nela­yan. Dalam perja­la­nan­nya ini, ia hanya ber­mo­dalkan uang Rp 35 ribu di dalam saku sampai pada akhirnya sudah memiliki 4 perusahaan besar di Asia Tenggara. Salah satunya Ru­mah Sakit Satria Medika di Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Saya ingin berbagi ke­pada generasi muda bagai­mana kisah hidup saya yang dimulai dari bawah hingga sam­pai sekarang ini. Me­mulai dari bawah itu menarik dan kaya akan pengalaman. Dengan perjalanan seperti inilah yang menjadikan men­tal saya kuat di sisi wira­usaha,” kata Hari Ichlas kepa­da wartawan, Senin (21/11).

Ia menginginkan per­jalanan hidupnya ini bisa dija­dikan contoh bagi generasi muda, khususnya mahasiswa yang merupakan cikal bakal anak bangsa. Pasalnya, saat mudanya dulu Hari Ichlas sampai ke kondisi saat ini ba­nyak orang yang mem­ban­tunya. Jadi bagaimana cara bersosial dalam membangun wirausaha ini sangat penting.

“Saya ke Jakarta itu pakai kapal ikan dan saat di Jakarta, saya bingung mau apa dan  harus tinggal dimana. Tahu-tahu ada yang mau bantu dan itu orang China. Di saat saya sukses, orang-orang yang pernah membantu itu, saya kerjakan di perusahaan saya sampai sekarang,” katanya.

Tak hanya itu, di berbagai perusahaan Hari Ichlas tidak hanya memperkerjakan orang Indonesia saja. Bahkan be­berapa tenaga teknisi ahli dari Eropa saat ini juga bekerja untuknya di salah satu pabrik aluminium.

“Saya membagi tiga kri­teria seorang entrepreneur. Pertama, enterpreneur sejati. Yakni,  yang membangun usahanya dengan dirinya sen­diri (alias 0) tanpa per­tolongan orang tuanya/wa­risan. Ke­luarlah rumus saya sebagai entrepreneur sejati yaitu s­e­gitiga mas, dari yang tidak ada menjadi ada pe­rusa­haan­nya, bagaimana me­ngem­bang­kan­nya, dan bagai­mana me­me­liharanya. Con­tohnya: Prayogo Pangestu (Baristo Pasific Group) dan Eka Cipta (Sinar Mas Group),”  terangnya.

Kedua, entrepreneur bia­sa. Yakni, mereka mewarisi perusahaan dari orang tuanya dan mengembangkannya, dari situ dapat dirumuskan, peru­sahaan yang sudah ada, ba­gaimana untuk me­ngem­bang­kannya? Contohnya: Abu­rizal Bakrie (Bakrie&Brother) dan James Riyadi (Lippo Group).

Ketiga, enterpreneur pro­fessional. Yakni, awalnya mereka bekerja sebagai CEO/seorang profesional di suatu perusahaan, sesudah mereka melihat peluang dengan me­miliki capital dan link sendiri, mereka mengembangkan usa­­hanya. Di sini mereka bekerja terlebih dahulu de­ngan keahliannya, berhasil mereka menghimpun ke­ah­lian­nya, kemudian mereka me­ngembangkannya. Con­tohnya: Muktariadi (Lippo Group).

Hari menengaskan pen­tingnya membangun brand image personality dibanding financial. Ada beberapa kri­teria yang terkandung dalam brand image personality yai­tu, bersyukur kepada Allah SWT, berkomitmen, kita harus mengenal kekuatan kita, jangan cepat puas diri, dapat menjaga ambisi, mem­punyai cita-cita inovasi ked­epan, membangun dan men­jaga koneksi antar manusia

Diakuinya, selama ini memang dirinya sudah lama diundang oleh pihak Unand untuk memberikan kuliah umum. Namun, baru kali ini kesempatan itu hadir.

“Sudah lama diundang. Namun, baru ini kesempatan saya bisa hadir,” ungkapnya. (h/mg-ang)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 14:35:38 WIB

    Pohon Tumbang Renggut Mata Pencaharian Yulianti

    Pohon Tumbang Renggut Mata Pencaharian Yulianti PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Akibat bencena angin kencang beberapa hari lalu, salah satu tempat usaha milik Yulianti (54) hancur tertimpa pohon. Akibatnya, Yulianti tidak bisa lagi berusaha beberapa hari belakangan, apalagi it.
  • Kamis, 30 Januari 2020 - 18:37:56 WIB

    Dalam Sehari, 47 Pohon Tumbang di Kota Padang, Ini Rinciannya

    Dalam Sehari, 47 Pohon Tumbang di Kota Padang, Ini Rinciannya PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mencatat jumlah bencana alam yang terjadi di Kota Padang selama Rabu (28/1/2020) sudah mencapai 48 kejadian. Adapun bencana alam yang paling banyak.
  • Senin, 23 Desember 2019 - 21:09:28 WIB

    PT Semen Padang Apresiasi Perjuangan Perempuan pada Peringatan Hari Ibu

    PT Semen Padang Apresiasi Perjuangan Perempuan pada Peringatan Hari Ibu PADANG, HARIANHALUAN.COM - Direktur Operasi PT Semen Padang, Firdaus, menilai momentum peringatan Hari Ibu ke-91 tahun 2019 mesti menjadi refleksi dan perenungan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pem.
  • Kamis, 21 November 2019 - 20:06:30 WIB

    Sidang Alot, Buchari Bachter dan Dady Fatria juga Mundur dari Calon Ketum Kadin Padang

    Sidang Alot, Buchari Bachter dan Dady Fatria juga Mundur dari Calon Ketum Kadin Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Setelah sebelumnya dua calon mundur, penjaringan calon Ketua Umum Kadin Kota Padang akhirnya menyisakan tiga nama. Namun, setelah sidang yang alot, dua calon lagi yakni, Buchari Bachter dan Dady Fa.
  • Kamis, 31 Oktober 2019 - 21:42:12 WIB

    Delapan Hari Operasi Zebra, Sat Lantas Padang Tilang 2.800 Kendaraan

    Delapan Hari Operasi Zebra, Sat Lantas Padang Tilang 2.800 Kendaraan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sebanyak 2.800 lebih surat tilang bagi pengendara jalan raya yang tidak memiliki kelengkapan dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Padang selama delapan hari pada Operasi Zebra.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM