BANTUAN DAK DARI PUSAT

Rp29,7 Miliar untuk Revitalisasi Pasar


Selasa, 29 November 2016 - 00:59:10 WIB

PADANG, HALUAN — Sumbar mendapatkan bantuan dana untuk revitalisasi pasar sebesar Rp29,7 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Kepala Disperindag Sum­bar, Asben Hendri mengatakan, tahun 2017 ini Sumbar men­dapatkan bantuan dana lebih besar untuk revitalisasi pasar dari tahun sebelumnya. Jika tahun 2016 ini Sumbar men­dapatkan bantuan Rp21,594 miliar, tahun mendatang naik menjadi Rp29,779 miliar.

“Tahun 2017 nanti 12 ka­bupaten/kota di Sumbar akan mendapatkan bantuan dana yang lebih dari tahun ini, untuk revitasliasi pasarnya dan ini sesuai dengan usulan yang diajukan daerah yang telah direkomendasikan oleh Dis­perindag Sumbar,” ujarnya, Senin (28/11).

Ia menjelaskan, dari kucu­ran dana yang didapat oleh kabupaten kota tersebut, 10 persen diantaranya akan digu­nakan untuk biaya administrasi seperti biaya rapat dan segala macam persiapan pembangunan pasar. Dengan adanya kucuran dana ini, ia yakin pembangunan pasar di daerah akan semakin baik dan berkembang.

“Dengan adanya pem­ba­ngunan pasar ini, tentunya kita yakin dan berharap akan mem­dorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Karena dengan berkembangnya pasar, tentunya juga aka nada peman­faatan tenaga kerja,” ulasnya.

Menurutnya, setelah pasar diperbaiki dengan dana ini maka kegiatan jual beli di pasar akan semakin lancer dan nya­man yang nantinya juga akan mendorong peningkatan tran­saksi di pasar tersebut.

Diketahui, 12 kabupaten kota yang menerima kucuran dana tersebut diantaranya, Kabupaten Limapuluh Kota, Agam, Padang Pariaman, Ke­pu­lauan Mentawai, Pasaman, Sijunjung, Solok, Tanah Datar, Payakumbuh, Pasaman Barat, Dharmasraya, dan Kota Solok.

Sementara itu, Kepala Bi­dang Perdagangan Dalam Ne­geri Disperindag Sumbar, Zai­mar mengatakan, besaran ang­garan yang diberikan Kemen­dag untuk daerah berbeda-beda. Nominal anggaran revitalisasi pasar rakyat yang dikucurkan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

“Kalau fiskal daerahnya tergolong sehat, tentu mereka tidak diberikan anggaran ini. Yang mendapat dana ini yakni daerah yang kemampuan ke­uangannya minim sehingga tidak mampu mendanai pem­benahan pasar,” pungkasnya. (h/rin)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]