Limbah Puskesmas Dikelola Sembarangan


Kamis, 08 Desember 2016 - 01:14:26 WIB
Limbah Puskesmas Dikelola Sembarangan Petugas Puskesmas Tiakar, Payakumbuh Timur menunjukkan tempat limbah padat yang dihasilkan Puskesmas tersebut. (ZUL)

PAYAKUMBUH, HALUAN – Pengakutan limbah bahan ki­mia padat dari Puskesmas yang diangkut ke RSUD Adnan WD Payakumbuh, tidak meng­gunakan mobil khusus. Limbah padat dari Puskesmas yang ada di Payakumbuh diangkut de­ngan mobil ambulans ke RSUD Adnan WD untuk dibakar di tempat khusus dengan panas 800 hingga 1.000 celcius.

Sampah padat tersebut yang dikirimkan ke RSUD, hanya dikemas dalam kantong plastik dan diikat dengan tali yang rawan sobek dan dikha­watirkan berdampak terhadap lingkungan serta berpotensi mengganggu kesehatan ma­syarakat. Sebab sangat berpe­luang menyebarkan virus dan kuman penyakit di kota peraih penghargaan adipura itu.  

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 204, Sembuh 99, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Sedangkan limbah cair bahan kimia dari Puskesmas dialirkan ke dalam septitank tanpa Instalasi Pengolahan Akhir Limbah (IPAL). Se­hingga berpotensi mencemari lingkungan sekitar, apalagi air tanah seperti air sumur galian masyarakat. Seharusnya limbah cair terlebih dahulu diolah supaya tidak mencemari ling­kungan.

Pengamat Lingkungan Hi­dup Sumatera Barat, Pebrian­syah menyebut, pengelolaan limbah medis  Puskesmas ha­rus benar sesuai dengan dok­umen lingkungan dan di kelola dengan menggunakan IPAL sesuai dengan persyaratan lingkungan hidup, sehingga tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga : Pasca Oknum Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kalapas Bukittinggi Gelar Razia dan Bentuk Tim Khusus

Dikatakannya, pihak dinas terkait harus bertindak tegas terhadap pemantauan ke­se­hatan lingkungan pada masing masig Puskesmas di Kota Payakumbuh. Pengelolaan lim­bah tersebut tidak berdampak membahayakan lingkungan sekitar, sangat berimbas kepada pada manusia maupun mahluk hidup lainnya.

Misalnya limbah dibuang ke septiktank yang tidak me­menuhi syarat akan dapatmen­cemari sekitarnya, tanah dan air akan mengandung bahan infek­sius yang jika digunakan manu­sia bakal menyebabkan penya­kit yang tidak dikehendaki. Pembungkusan limbah medis dan infeksius yang tidak benar, apalagi dibuang ke TPA akan dapat menularkan penyakit kepada orang lain.

Baca Juga : Aksi Pencurian Kotak Amal di Dharmasraya Ini Terekam CCTV

 “Pembakaran dengan inse­nerator yang belum baik, bahan medis dan infeksius masih dapat menularkan penyakit dan mampumembahayakan jiwa manusia. Kondisi itu, perlu di­sikapi dengan serius oleh pe­merintah maupun pihak, pihak rumah sakit. Karena ini sangat mempengaruhi lingkungan dan mahluk hidup dise­kitarnya termasuk manusia itu sendiri,”ujar Pebria­nsyah.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Elzadaswarman mem­ban­tah kalau limbah padat dari Puskesmas yang dibawa ke RSUD Adnan WD Paya­kumbuh, membahayakan kesehatan masyarakat. Se­bab limbah padat yang diha­silkan Puskesmas ditempatkan dalam septibox yang sudah sesuai dengan SOP . Sementara limbah cair di Puskesmas se­harusnya dikelola dan diproses dengan IPAL. “IPAL tersebut sudah ada di Puskesmas,” tuturnya.

Baca Juga : Pemerintahan Kecamatan IV Jurai Lakukan Vaksinasi Covid-19

Ketika Haluan melakukan investigasi ke Puskesmas Tia­kar, kemarin, ternyata Pus­kemas tersebut tidak mem­punyai IPAL, untuk mengelola limbah cair. Limbah cair ter­sebut ditampung dengan sep­tick tank tradisional atau se­derhana.

“Sedangkan limbah padat ditempatkan di ruangan bawah tangga dan dikirim ke RSUD Adnan WD satu kali dalam sebulan untuk diproses,” kata Astuti bagian Tata Usaha Puskesmas Tiakar yang dihu­bungi.

 “Kita punya tempat pe­nyimpanan limbah padat di satu kamar kecil yang ditutup de­ngan kain, sehingga tidak keli­hatan dari luar. Limbah padat itu diantar pakai mobil ambulan ke RSUD Adnan WD untuk diproses melalui pembakaran. Cuma saja belum ada tempat khusus untuk menampung dan mengantarkan limbah padat yang dibangun sejak tahun 2004 itu,” tuturnya. (h/zkf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]