RENCANA 2017

Kawasan THKT Arosuka jadi Destinasi Wisata


Selasa, 20 Desember 2016 - 00:03:45 WIB

AROSUKA, HALUAN — Untuk menunjang potensi pa­riwisata di Kabupaten Solok, pemerintah daerah setempat dalam 5 tahun ke depan akan mengembangkan kawasan ibukota Kab. Solok Arosuka sebagai salah satu kawasan wisata bagi masyarakat.

Pengembangan kawasan itu direncanakan akan difokuskan pada pembenahan Taman Hutan Kota Terpadu (THKT) Arosuka dan kawasan tugu ayam Kukuak Balenggek.

“Pada tahun 2017 nanti, kita akan mulai pembangunan Ta­man Hutan Kota Terpadu Aro­suka (THKT), selain pengem­bangan wisata kita dengan 3 danau yaitu Danau Diateh, Danau Dibawah dan Danau Singkarak,” kata Bupati Solok H. Gusmal saat pembukaan Festival Seni Budaya Anak Nagari tahun 2016 di lapangan Kantor Bupati Solok Arosuka, Sabtu (17/12).

Di hadapan Ketua DPRD Kab.Solok Hardinalis, Ketua TP PKK Kab.Solok  Hj. Desnadevi Gusmal, Plt Sekda Kab.Solok  Edisar, Forkopimda, Wakil Ketua DP­RD Kab.Solok  Sep­trismen, Plt Kadis Pa­riwisata Yandra, dan para penggiat seni tradisional Kab. Solok, Bupati Solok me­ne­gaskan komit­men­nya untuk mem­ba­ngun pari­wisata di daerah itu dengan melengkapi fasilitas guna me­nunjang kebutuhan pengun­jung.

“Kawasan Arosuka nanti tak hanya dikenal sebagai Ibukota Kabupaten Solok saja. Tetapi juga sebagai kawasan wisata yang dipusatkan di THKT dan tugu ayam. Untuk menunjang itu, nanti akan kita lengkap dengan fasilitas bermain bagi anak-anak,” kata bupati.

Sementara sekaitan dengan kegiatan Festival Seni Budaya Anak Nagari tersebut, bupati menegaskan, pengembangan pariwisata dengan penngem­bangan dan pelestarian seni budaya dan tradisi harus berjalan seiring dan tak bisa dipisahkana antara satu dengan yang lainnya.

Keberagaman kesenian tra­disi yang ada di tiap nagari di Kab. Solok akan menjadi potensi besar untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah itu.

“Kesenian anak nagari seperti randai, indang, Tari Piriang dan lagu Minang perlu kita kembangkan, supaya Ka­bupaten Solok tak hanya terkenal dengan tempat wisatanya yang indah  namun juga seni dan budayanya. Kita berharap, me­lalui kegiatan ini juga mampu menarik minat generasi muda untuk juga ikut mengem­bangkannya,” beber Gusmal.

Sementara itu Plt Kadis Pariwisata Yandra membe­nar­kan, jika pengembangan kawa­san wisata juga tak bisa dilepas­kan dengan pengembangan ke­senian tradisional yang ada.

Dalam rencana ke depan, kata Yandra, kawasan THKT menjadi kawasan wisata terpadu dengan memadukan lokasi wisa­ta dengan penampilan kesenian tradisional dalam agenda wisata daerah.

“Acara ini sekaligus dalam rangka pelestarian dan pengem­bangan seni budaya anak nagari dan juga perkembangan  dan promosi potensi kepariwisataan khususnya seni dan budaya,” kata Yandra. (h/ndi)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM