Kejaksaan Siap Usut Proyek Jalan Palupuah-Koto Tinggi


Selasa, 20 Desember 2016 - 00:58:30 WIB

AGAM, HALUAN — Kejaksaan Negeri Agam menyatakan siap mengusut proyek jalan Palupuah-Pagadih-Koto Tinggi, Kabupaten Agam. Namun hingga Senin (19/12) kemarin, Kejak­saan Negeri Agam belum menerima laporan tentang pengerjaan jalan dengan dana Rp4,9 miliar yang dinilai berjalan tidak wajar.

Kepala Kejaksaan Negeri Agam, Setyo Pranoto, kemarin mengatakan, sekaitan dengan adanya penger­jaan jalan yang menelan dana Rp4,9 miliar yang berjalan tak wajar Jalan Palupuah-Pagadih-Koto Tinggi ia sendiri baru mendengarnya.

Meskipun dalam keadaan cuti ia mengaku tetap memantau perkem­bangan di kantor.Sepengetahuan Setyo belum ada laporan tersebut.

“ Apapun pengaduan yang datang dari masayarakat akan kita terima. Sekaitan dengan laporan LSM Nagari Kecamatan Palupuh yang lang­sung ditanda­tangani oleh ketua KAN, dan Wali Nagari, sepengetahuannya belum ada,” katanya.

Kejari Agam mengatakan, sangat terbuka dengan setiap laporan yang menyangkut dengan kepentingan mas­yarakat, apalagi yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi. Kejak­saan siap mengusut apapun bentuk pelanggaran. Dikatakan Setyo sejauh ini Kejaksaan Negeri Agam sudah cukup banyak mengungkap ka­sus penyalahgunaan wewenang yang mengandung korupsi. Ia juga sangat berterima makasih kepada masyarakat yang mau terlibat dalam pengawasan langsung ter­hadap apa yang terjadi di se­kitarnya.

Seperti diberitakan harian ini, kemarin,   Anggota DPRD Sumbar dari Daerah Pemilihan (Dapil) III (Agam-Bukittingi), Armiati me­minta pihak kejaksaan turun untuk mengusut pelaksanaan proyek Jalan Palupuah-Pagadih-Koto Tinggi, Kabupaten Agam. Armiati menilai, pengerjaan jalan yang menelan dana Rp4,9 miliar itu berjalan tak wajar.

Kepada Haluan, Minggu (18/12), Armiati menyatakan bahwa temuannya saat berkunjung ke lokasi jalan tersebut, terlihat pengerjaan jalan sepanjang 900 meter itu, ternyata yang baru rampung 100 persen hanya 400 meter. Sedangkan yang 500 meter lagi baru berupa cor dasar atau awal.

“Besarnya dana yang dibe­rikan untuk proyek tersebut tak sebanding dengan capaian kerja yang ada sekarang. Mestinya yang 900 meter itu telah tuntas keselu­ruhan 100 persen. Nyatanya yang selesai baru 400 meter,” ucap Armiati.

Menurutnya agar tidak me­nim­bulkan kecurigaan di masya­rakat, proyek ini perlu diaudit. Harus ada penjelasan dan per­tangungjawaban untuk semuanya. Jika memang ada unsur kese­ngajaan melambungkan angga­ran, dirinya meminta kejaksaan turun.

Desakan pengusutan kejang­galan pelaksanaan proyek jalan juga disampaikan masyarakat setempat, Afdal (32). Warga Pa­gadih, Agam tersebut berencana mengadukan persoalan yang ada ke kejaksaan. 

“Kami akan melayangkan surat ke Kejaksaan yang ditem­buskan langsung ke DPRD serta Gubernur Sumbar. Pengaduan ditulis atas nama LSM Nagari Kecamatan Palupuh yang lang­sung ditandatangani oleh ketua KAN, dan Wali Nagari,” ujar Afdal.

Camat Palupuh Harizon me­nga­takan, memang banyak mas­yarakat yang mengeluh dengan kondisi yang ada sekarang. Hal itu karena jalan provinsi yang ter­letak Pagadih tersebut meru­pakan akses warga menuju Lima­puluh Kota. Dia khawatir, jika dibiarkan berlarut-larut maka akan per­dampak dapak buruk untuk sektor perekonomian masyarakat Palu­puh yang mayoritas adalah petani. (h/yat)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 21 September 2016 - 03:16:04 WIB

    Komisi Kejaksaan Datangi Kejati Sumbar

    Komisi Kejaksaan Datangi Kejati Sumbar Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Selasa (20/9) mendatangi Gedung Kejati Sumbar. Berdasarkan pantauan Ha­luan, dua komisioner Komjak, Soe­marno (Ketua) dan Erna Ratnaningsih (Wakil) datang sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung m.
  • Senin, 25 April 2016 - 15:54:24 WIB

    63 Kasus Narkoba Diserahkan ke Kejaksaan

    PADANG, HALUAN — Kasus nar­koba sudah pada posisi yang sangat darurat. Pasalnya selama awal tahun 2016 (Maret sampai April) Satuan Reserse Polresta Padang sudah me­nemukan 90 kasus..
  • Rabu, 23 Maret 2016 - 03:49:08 WIB
    Dugaan Penganiayaan Wisatawan Perancis

    Hakim Perintahkan Perkara Dilanjutkan ke Kejaksaan

    Hakim Perintahkan Perkara Dilanjutkan ke Kejaksaan PADANG, HALUAN — Ka­sus dugaan penganiayaan yang dilakukan Jordan Heuer, Mar­­­­­keting Kandui Villas di­pe­rintahkan hakim tunggal agar penyidik Polres Mentawai segera melimpahkan ber­kas­nya ke kejaksaan dan di.
  • Selasa, 08 September 2015 - 19:01:04 WIB

    Dosen Tersangka Pembunuh Istri Diserahkan ke Kejaksaan

    PADANG, HALUAN — Setelah melewati proses pengumpulan berkas yang cukup lama, berkas perkara kasus pembunuhan yang diduga dilakukan tersangka Ilmul Khaer (40) dengan korban istrinya sendiri bernama Dewi Yulia Sartika (37).

  • Rabu, 05 Agustus 2015 - 19:32:16 WIB

    Pemprov Konsultasi ke Kejaksaan Agung

    GANTI RUGI LAHAN BY PASS JALUR DUA

    PADANG, HALUAN — Pembebasan lahan proyek jalur dua by pass Kota Padang hingga kini belum juga tuntas. Ada 74 titik lagi yang b.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]