Serapan APBD untuk Pembangunan Sudah 80 Persen


Rabu, 21 Desember 2016 - 00:12:28 WIB
Serapan APBD untuk Pembangunan Sudah 80 Persen

PARIAMAN, HALUAN - Serapan APBD Kota Pariaman untuk ke­pentingan pembangunan kota sam­pai akhir November tahun 2016 mendekati 80% atau lebih kurang 79%. Namun untuk serapan dana fisik sudah 80% lebih.

Kepala Bidang Ekonomi & Pem­bangunan Kota Pariaman, Rismen menjawab Haluan, Selasa (20/12), mengatakan, serapan dana tersebut, perjalanan Desember ini belum masuk rekap karena masih sedang berjalan.

Baca Juga : Tahun Ini, 25 Nagari di Agam akan Menggelar Pemilihan Wali Nagari

Secara umum serapan dana APBD untuk pembangunan kota berjalan secara baik tapi bukan berarti tidak ada kendala teknis di lapangan.

Rismen mencontohkan, masih ada dua pekerjaan proyek fisik masih banyak item pekerjaan sedang berjalan sementara waktu makin sempit. Seperti pekerjaan jembatan wisata Gandoriah (jembatan leng­kung) dan jembatan Surau Kasiak.

Baca Juga : Selasa Depan, 1.292 Tenaga Kesehatan di Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

“Kita khawatir dua pekerjaan ini tidak selesai pas pada waktu yang sudah ditentukan,” kata Rismen sementara di lain sisi kita diikat dengan aturan-aturan.

Namun disebutkan juga, peluang untuk penyelesaian pekerjaan sam­pai 100% itu ada, sesuai Perpres no 54 tahun 2010, bisa diberi kesem­patan untuk tambahan hari kerja untuk penyelesaian. Dan berdasar­kan aturan tersebut tentu pekerja­an-pekerjaan fisik dapat disele­saikan pembangunanya dengan ca­tatan hitunganya di luar tahun anggaran sekarang.

Baca Juga : Disdik Solsel Bahas Kelanjutan Sekolah Tatap Muka

Dengan solusi rintangan yang ada tersebut Rismen, Kabag Etbang Kota Pariaman itu, optimis program pekerjaan fisik dan keuangan tahun ini bisa tercapai di atas 95%.

Sementara Kepala Dinas Peker­jaan Umum Kota Pariaman, Asrizal  terhadap dua proyek pekerjaan pisik jembatan yang dikerjakan tersebut mengatakan, bisa jembatan itu dise­lesaikan namun melalui pertam­bahan waktu.

Baca Juga : Berikut Rincian Sumber Bantuan Bencana Banjir Bandang Solsel 2019

Jembatan wisata atau jembatan lengkung di Gandoriah itu keter­lambatan pembangunannya karena prosses tender yang berulang-ulang dan hal tersebut sangat ber­penga­ruh, belum lagi faktor cuaca, karena pekerjaan di alam terbuka.(h/tri)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]