Warga Diimbau Jauhi Irigasi Koto Pulai


Sabtu, 24 Desember 2016 - 00:57:06 WIB
Warga Diimbau Jauhi Irigasi Koto Pulai

PADANG, HALUAN — Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo meng­imbau kepada seluruh masya­rakat agar tidak beraktifitas di Check Dam Koto Pulai, Keca­matan Koto Tangah. Selain memba­haya­kan bagi warga, bendungan itu juga merupakan daerah rawan bencana.

“Kita imbau kepada se­luruh warga supaya tidak beraktifitas apapun di sekitar Check Dam Koto Pulai,” ujar Mahyeldi, kemarin. 

Baca Juga : Masa Reses DPRD Padang, Irawati Meuraksa Siapkan Program Tepat Guna untuk Masyarakat

Bendungan Koto Pulai ambruk beberapa waktu lalu. Air bah menghantam ben­dungan hingga jebol. Akibat kejadian itu, lokasi ini seperti air terjun terbesar. Kini, lokasi bendungan dikunjungi banyak orang. Bendungan yang mirip air terjun Niagara itu menjadi objek wisata dadakan.

“Di atas bendungan itu kini cukup banyak material, termasuk besi penyangga bendungan yang sewaktu-waktu bisa terseret air dan menimpa warga yang mandi atau berfoto di lokasi itu. Begitu juga di bawahnya, di dalam air terdapat material besi yang membahayakan,” terang Mahyeldi.

Baca Juga : Ada Perbaikan Pipa Perumda AM Kota Padang di Lubuk Minturun, Siap-siap Tampung Air!

Tidak itu saja, sewaktu-waktu air bah bisa saja datang menghantam warga yang berada di bawah bendungan. Karena menurut warga setempat, setiap hujan deras di hulu, air bah selalu datang hingga sampai ke bendungan, meski saat itu tidak terjadi hujan di seputar bendungan tersebut.

Imbauan yang disam­paikan Walikota Padang se­iring dengan imbauan yang sama dari Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Dalam surat imbauan yang disampaikannya kepada Wa­likota Padang, terdapat lima poin berisi imbauan. Salah satunya imbauan agar seluruh jajaran Pemko Padang untuk mengingatkan warga agar tidak beraktifitas di Check Dam Koto Pulai.

Baca Juga : Tanaman Hias Jenis Keladi Paling Banyak Dicari Emak-emak di Padang

“Kita berharap Balai Wi­la­yah Sungai Sumatera V segera memperbaikinya,” harap Walikota Padang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pari­wisata Kota Padang Medi Iswandi menyampaikan bah­wa pihaknya tidak pernah mem­promosikan maupun mereko­mendasikan ben­du­ngan terse­but sebagai tempat wisata. Menurutnya, dengan mempro­mosikan objek tersebut sama saja dengan mengundang warga bertemu musibah.  (h/rel)

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Masyarakat Beralih Olahraga ke Unand

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]