URAT NADI PEREKONOMIAN

Jalan Koto Rawang - Limau Gadang Harus Dilanjutkan


Rabu, 28 Desember 2016 - 01:52:59 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Jalan Koto Rawang - Limau Gadang Harus Dilanjutkan Pembangunan jalan alternatif dari Koto Rawang menuju Limau Gadang di Kecamatan IV Jurai Pessel yang masih terbengkalai. Pasalnya, jalan ini merupakan urat nadi perekonomian warga. (M JONI)

PAINAN, HALUAN — Masyarakat Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk kelanjutan pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Kenagarian Koto Rawang menuju Nagari Limau Gadang sepanjang 4,5 km.

Pasalnya, sarana perhu­bungan tersebut  merupakan urat nadi pertumbuhan pere­konomian masyarakat didua wilayah.

Walinagari Koto Rawang, Nova Rita, Selasa (27/12) me­nga­takan, pembukaan jalan alternatif tersebut sudah dila­kukan beberapa tahun silam. Namun akibat kurangnya per­hatian pemerintah akhirnya jalan yang didambakan masya­rakat sebagai jalan pintas belum bisa dinikmati mamfaatnya.

“Padahal, dengan adanya jalan tersebut akan dapat mem­perpendek jarak tempuh. Sela­ma ini masyarakat terpaksa mengunakan jalan lingkar mela­lui Kenagarian Salido sepanjang 18 kilometer,” sebutnya.

Dengan adanya jalan alter­natif yang memadai, setidaknya mampu meringankan beban masyarakat, terutam  sebagai alat kelancaran transportasi dalam pengangkutan hasil bumi, apalagi jalan tersebut sebagai besar melalui daerah per­ke­bunan masyarakat seperti, karet, casiavera, kopi, du­rian, ke­miri,salak dan berbagai tana­man yang menghasilkan lain­nya.

Menurut, Nova Rita, terbu­kanya jalan alternatif yang memadai ini, setidaknya Kena­garian Koto Rawang menuju daerah tetangga yaitu, Kena­garian Lumpo bisa ditempuh sekitar 20 menit perjalanan mengunakan kendaraan. Se­dangkan bila memafaatkan jalan lingkar akan menelan waktu sekitar 1 jam perjalanan sesuai dengan kondisi jalan yang sem­pit. “Hal ini jelas memberikan beban kepada masyarakat,” ulasnya.

Riri (27), warga Sungai Salak Koto Rawang menje­laskan, belum adanya jalan yang memadai, salah satu yang men­jadi kendala bagi masyarakat dalam meningkatkan ekonomi, kondisi ini juga memicu ting­ginya biaya transportasi dalam mengakutan hasil bumi untuk dipasarkan ke ibu kabupaten, bila jalan alternatif tersebut dapat menjadi perhatian pe­merintah, pihaknya merasa optimis berbagai pembangunan akan meningkat.

Camat Kecamatan IV Jurai Pessel, Salman Alfarisi me­ngakui, masyarakat berharap kepada pemerintah agar jalan alternatif dari Koto Rawang menuju Kenagrian Limau Ga­dang Lumpo berpotensi sebagai jalan wisata Batu Biduak di Limau Gadang. Keberadaanya menjadi penunjang animo ma­syarakat yang berkunjung ke daerah tersebut, terutama ketika hari libur panjang.

“Dengan adanya jalan pin­tas, otomatis masyarakat bebe­rapa nagari yaitu, Nagari Tam­bang, Nagari Salido Saribulan dan Nagari Koto Rawang tidak perlu lagi mengunakan jalan lingkar,” katanya

Keinginan masyarakat un­tuk peningkatan status jalan alternatif tersebut sudah disam­paikan kepada pemerinta. Pi­haknya juga berharap agar pembangunan jalan tersebut dapat terealiasai dalam waktu dekat, guna mengatasi kendala belum lancarnya hubungan lalu lintas didua wilayah. (h/mjn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 29 Januari 2019 - 13:50:37 WIB

    Terbentur Hutan Lindung, Jalan Kambang-Muara Labuh Masuk RTRW

    Terbentur Hutan Lindung, Jalan Kambang-Muara Labuh Masuk RTRW PADANG, HARIANHALUAN.COM — Upaya pembangunan Jalan Kambang (Pesisir Selatan)-Muara Labuh (Solok Selatan) terbentur status lahan yang termasuk dalam kawasan hutan lindung. Karena kebutuhan jalan dinilai mendesak, DPRD Sumbar.
  • Rabu, 23 Januari 2019 - 13:38:19 WIB

    Jalan Pessel – Solok Terhalang Status Hutan

    Jalan Pessel – Solok Terhalang Status Hutan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Setelah sempat tertunda lantaran terhalang hutan konservasi, pengerjaan jalan sepanjang 42 kilometer yang dimulai dari Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan menuju Nagari .
  • Selasa, 22 Januari 2019 - 11:55:39 WIB

    Harga Masih Fluktuatif, Tiket Pesawat Pengaruhi Perjalanan Dinas

    Harga Masih Fluktuatif, Tiket Pesawat Pengaruhi Perjalanan Dinas PADANG, HARIANHALUAN.COM — Sebagian besar maskapai penerbangan sepakat menurunkan harga tiket penerbangan yang sempat membubung di awal 2019. Namun dalam penerapannya, masih terjadi fluktuasi harga di mana harga tiket sewak.
  • Jumat, 04 Januari 2019 - 10:45:25 WIB
    DPRD DESAK DINAS PUPR TUNTASKAN PERBAIKAN

    12 Km Jalan Palupuh-Kototinggi Rusak

    12 Km Jalan Palupuh-Kototinggi Rusak PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kalangan DPRD Sumbar meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumbar meprioritaskan perbaikan jalan provinsi Palupuah-Koto Tinggi yang telah rusak bertahun-tahun. Setidaknya.
  • Rabu, 14 November 2018 - 09:00:57 WIB

    16 Ribu Pelamar Kemenag Sumbar Jalani SKD

    16 Ribu Pelamar Kemenag Sumbar Jalani SKD PADANG, HARIANHALUAN.COM — Sebanyak 16.151 peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk penempatan Kementerian Agama (Kemenag) di Provinsi Sumbar mulai bertarung di gelanggang seleksi kompetisi dasar (SKD), Sela.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM