Tapal Batas Sumbar-Riau Kurang Sosialisasi


Jumat, 30 Desember 2016 - 01:27:20 WIB
Tapal Batas Sumbar-Riau Kurang Sosialisasi

PADANG, HALUAN — Pemprov Sum­bar melalui Biro Pemerintahan Setda­prov Sumbar memastikan masalah tapal batas antara Sumbar dengan Riau hanya kurangnya sosialisasi. Mengingat tapal batas itu telah selesai pembahasannya dan sudah jelas tapal batasnya.

Bahkan untuk ketetapan tapal batas ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indo­nesia Nomor 44 Tahun 2013 Tentang Batas Daerah Provinsi Riau Dengan Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Sub Bagian Ker­jasama dan Batas Daerah Biro Pemerintahan Pro­vinsi Sumbar, Zaki Fahminanda, menga­takan, permasalahan yang terjadi di tapal batas itu hanya karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Mem­ngingat tapal batas Sumbar dan Riau tepatnya di Lubung Sejahtera Nagari Timpeh, Dharmasraya, Sumbar itu telah selesai.

“Jadi, sudah tidak ada masa­lah. Sekarang yang perlu hanya peningkatan sosialisasi saja agar masyarakat setempat paham mana tapal batasnya,” pungkas Zaki kepada Haluan di ruang kerjanya Kamis (29/12).

Dilanjutkan Zaki, akar perma­salahan di sana memang belum jelas, apakah yang diperma­salahkan itu batas administrasi atau malah tanah ulayat. “Ini yang kita belum tahu. Yang jelas hingga saat ini belum ada laporan dari Kabupaten Dharmasraya,” pa­parnya 

Ketika ditanya apakah aka nada tim yang turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan masalah tapal batas ini, Zaki mengatakan belum ada rencana. Karena katanya, tapal batas di sana sudah tidak ada masalah karena sudah ada ketetapan dari Kemendagri.

Batas daerah Provinsi Riau dengan Provinsi Sumatera Barat adalah batas daerah antara, Ka­bupaten Rokan Hulu dengan Kabupaten Pasaman, Kabupaten Rokan Hulu dengan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Kuantan Singingi dengan Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Kuantan Singi­ngi dengan Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Kuantan Singingi dengan Kabupaten Dharmasraya.

Sebelumnya, ratusan warga dari Kenagarian Air Buluh, Keca­matan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau,  demontrasi ke lahan petani yang diolah Koperasi Unit Desa (KUD) Lubung Sejahtera Nagari Tim­peh, Dharmasraya, Sumbar, kurang lebih 1500 hektare. Akibatnya, kondisi di lahan yang terletak di perbatasan Sumbar-Riau itu sem­pat bagaleboh.

Informasi yang dihim­pun Haluan, demontrasi yang dila­kukan warga Kenagarian Air Buluh, Kuansing itu terjadi pada  Senin (12/12) lalu. Ratusan warga perbatasan Sumbar-Riau itu, dengan berkendara sepeda motor diiringi satu unit mobil dinas kehutanan Kabupaten Kuantan Sengingi mendatangi loka­si de­ngan alasan, dari 1.500 ha lahan yang dikelola KUD Lubung Sejah­tera, 400 ha adalah milik warga Kenagarian Air Buluh. (h/isr)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]