Banjir Rusak Jembatan di Pasaman, Jalur Lintas Sumatera Terancam Putus


Jumat, 06 Januari 2017 - 17:11:52 WIB
Banjir Rusak Jembatan di Pasaman, Jalur Lintas Sumatera Terancam Putus Terlihat masyarakat membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas di Pasaman. YUDHI

PASAMAN, HALUAN--Jalur Lintas Sumatera terancam terputus karena jembatan di Kampung Ampang Gadang, Bandar Sianik, Nagari Panti Selatan, Kabupaten Pasaman, rusak dihantam banjir bandang, Jumat (6/1).

 

Baca Juga : Lima Orang Lagi Ditangkap Terkait Kasus Pencurian Toko Plastik di Bukittinggi, Total Ada 7 Tersangka

Sistem buka tutup terpaksa diberlakukan akibat sisi badan jembatan terban sebagian.

 

Baca Juga : Ambroncius Nababan Ditangkap Bareskrim Polri Selasa Malam

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, M Sayuti Pohan mengatakan, tebing jembatan Bandar Sianik di ruas jalan nasional itu rusak. Kondisi itu membahayakan pengguna jalan.

 

Baca Juga : Bareskrim Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Tersangka Rasis Terhadap Natalius Pigai

"Kami sudah koordinasi dengan pihak PU Provinsi perwakilan disini (Lubuksikaping) untuk segera membuat jembatan darurat. Sebab, jembatan itu berada di jalan nasional," katanya.

 

Baca Juga : Innalillahi, Dua Pemancing Tewas Terseret Arus Sungai

Ia mengatakan, petugas terpaksa memberlakukan sistem buka tutup untuk menghindari jatuhnya korban dan kecelakaan lalulintas. Sebab, kata dia, kondisi jembatan sekarang tidak cukup kuat untuk dilalui kenderaan secara bersamaan, apalagi kenderaan berbadan besar.

 

"Sistem buka tutup terpaksa dilakukan, sebab kondisi jembatan tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan secara bersama-sama. Itu akibat badan jembatan sudah ambrol dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Petugas juga sudah standby," ucap Pohan.

 

Dikatakan, lokasi jembatan sudah diamankan. Satu jalur sudah ditutup agar tidak dilalui oleh kenderaan. Sejumlah personel juga sudah diterjunkan seperti, TNI/Polri, petugas Damkar, Satpol PP dan TSR PMI.

 

"Jalur hanya dibuka satu, sebagian ditutup untuk menghindari jatuh korban. Sebagian personel juga sudah dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang rumahnya terancam amblas,"  katanya. 

 

Dari pantauan Harianhaluan.com, banjir di Jumat pagi itu juga merusak puluhan hektar sawah siap panen, satu unit jembatan penghubung Mudik Aia-Tokeng kalemban dilaporkan putus, lima unit rumah warga dan jalan cor beton penghubung ke kampung itu terancam rubuh akibat tergerus derasnya arus sungai. (h/yud)

 

 

Editor : Rivo Septi Andries

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]