Polantas Giatkan Sosialisasi di Pessel


Sabtu, 18 Februari 2017 - 08:58:43 WIB
Polantas Giatkan Sosialisasi di Pessel

PAINAN, HALUAN - Meningkatnya angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pessel, membuat Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) semangkin gencar melakukan sosialisasi ke sejumlah tempat, terkait keselamatan berlalu lintas.

Berdasarkan data kecelakaan pada awal tahun 2017, telah terjadi 34 kasus laka lantas dengan korban meninggal dunia sebanyak lima orang, luka berat satu orang, dan luka ringan sebanyak 69 orang. Akibat kejadian itu, diperkirakan kerugian materi mencapai Rp96 juta. Ditambah dengan dua kasus tabrak lari, dengan korban meninggal dunia satu orang dan luka ringan satu orang pula.

Baca Juga : Selasa Depan, 1.292 Tenaga Kesehatan di Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

Kapolres Pessel AKBP Deni Yuhasdi, SIK melalui Kasat Lantas Iptu Ghanda Novidiningrat menyebutkan, bahwa angka tersebut meningkat dari awal tahun 2016 lalu, yakni dengan jumlah kasus laka lantas sebanyak 23 kasus, dengan korban meninggal dunia lima orang, luka berat 10 orang, dan luka ringan sebanyak 30 orang, dengan kerugian materi sebesar Rp97 juta. Ditambah kasus tabrak lari sebanyak dua kasus, dengan korban meninggal dunia satu orang dan luka ringan tiga orang.

"Jumlah kasus laka pada awal tahun 2017, kita akui mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2016. Kita dari kepolisian akan terus berupaya untuk menekan angka kecelakaan ini, dengan melakukan berbagai pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke sekolah-sekolah terpelosok sekalipun. Terkait hal ini, kita juga mengharapkan kesadaran pengendara dalam mentaati peraturan lalu lintas," ungkapnya kepada Haluan, Jumat (17/2).

Baca Juga : Disdik Solsel Bahas Kelanjutan Sekolah Tatap Muka

Menurutnya, selain sosialisasi yang dilakukan petugas kesejumlah sekolah dan masyarakat, maka pembinaan dan pemasangan spanduk di masing-masing Polsek juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, kejadian laka lantas sering terjadi karena banyaknya sikap pengendara yang tidak mematuhi aturan dan tata tertib lalu lintas."Ya, diantaranya mereka (pengendara) tidak memakai helm, dan sering ugal-ugalan dijalanan. Kebanyakan pelakunya adalah para remaja," ujarnya.

Ditambahkannya, untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pessel, maka pihaknya akan terus berupaya menggencarkan sosialisasi ke sekolah, tempat umum, hingga pelosok. Selain itu, pihaknya juga akan melengkapi segala rambu-rambu lalu lintas, dan pemasangan papan informasi rawan laka lantas.

Baca Juga : Berikut Rincian Sumber Bantuan Bencana Banjir Bandang Solsel 2019

"Kecelakaan juga dipicu akibat kurangnya papan informasi dijalanan, sehingga pengendara yang berasal dari luar daerah kita, banyak yang tidak mengetahui jalan rusak atau bergelombang. Terkait hal ini, kita selalu menghimbau betapa pentingnya memakai helm dan menggunakan sabuk pengaman saat berkendara," tutupnya. (h/mg-kis)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]