Penduduk Padang Sudah Capai 1 Juta Jiwa


Rabu, 22 Februari 2017 - 13:58:49 WIB
Penduduk Padang Sudah Capai 1 Juta  Jiwa

PADANG,HALUAN—Bertambahnya jumlah penduduk setiap tahun tentunya sangat berpengaruh terhadap pembangunan. Saat ini Kota Padang memiliki jumlah penduduk lebih kurang sekitar satu juta orang.

Staf Ahi Pemerintahan Kota Padang Suardi mengatakan, bertambahnya jumlah penduduk memiliki nilai positif dan negatif. Namun yang di harapkan tentunya yang berdampak positif. Sebab pembangunan membutuhkan manusia, manusia tersebut adalah penduduk. Tentunya yang dibutuhkan adalah manusia yang berkualitas.

Baca Juga : 43 RT di Padang Dilarang Gelar Salat Ied, Ini Daftarnya

“Manusia yang berkualitas tentunya akan sangat berpengaruh terhadap pembangunan. Selain itu, pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat menghambat pembangunan.

Sumber daya yang ada terserap hanya untuk memenuhi kebutuhan makan penduduk yang terus bertambah,”ujar Suardi, Selasa (21/2).

Baca Juga : Fenoma Pusat Perbelanjaan Bikin Macet, Pengamat: Perlu Kesadaran Semua Pihak

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Muji Susilawati mengatakan, ada beberapa permasalahan dalam mengendalikan jumlah penduduk diantaranya.

Pertama, masih kurang sarana dan prasana serta infrastruktur dalam usaha pencapaian target pengendalian penduduk.

Kedua, kurangnya tenaga fungsional pelayanan KB di tingkat kelurahan. Lalu kendala lain, masih terdapatnya beberapa daerah yang sulit diakses dan terdapatnya perkampungan kota yang belum tersosialisasikan program KB.

Kemudian, masih belum terdapat persamaan persepsi dan kebijakan anatara pemerintahan kelurahan, kecamatan, kota, provinsi dan nasional dalam merumuskan dan mengendalikan jumlah penduduk.

“Pusat-pusat pelayanan publik di Kota Padang masih menumpuk hanya di tiga kecamatan yakni Padang Utara, Padang Barat, dan Padang Timur,”ucap Muji.

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara mensinergikan instansi terkait untuk pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Menserasikan kebijakan pengendalian kuantitas penduduk dengan kebijakan pembangunan bidang lainnya.

Lalu, mendorong kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD, dan APBD mengarah kepada penyiapan lapangan-lapangan pekerjaan dan dunia usaha baru.

“Kita harus terus mendorong dan memfasilitasi pemerintah, kecamatan, untuk mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan pembangunan yang berwawasan kependudukan,”ujar Muji.

Selain itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Guswenni mengatakan setiap tahunnya terjadi kelahiran sekitar 18 ribu hingga 19 ribu. Rata-rata setiap bulan terjadi kelahiran 1500 hingga 2000 angka kelahiran.

Guswenni menjelaskan ada banyak dampak negatif terhadap ledakan penduduk. Pertama, menurunkan pendapatan perkapita, kedua kemiskinan. Ketiga, akses rendah terhadap pendidikan. Lalu keempat, akses rendah terhadap pelayanan kesehatan.

Kelima, terjadi kesulitan dalam akses pemenuhan makanan dan perumahan. Lalu, kerusakan lingkungan yang tidak bisa dihindari seperti pembalakan hutan, dan pengalihan fungsi hutan lindung.

“Dikhawatirkan penduduk yang terus meningkat menjadi penyebab terpuruknya kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat,”ucapnya. (h/mg-mel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]