Kasus Narkoba di Pasbar Meningkat


Rabu, 22 Februari 2017 - 15:53:25 WIB
Kasus Narkoba di Pasbar Meningkat Kasat Narkoba Pasbar, AKP Antonius Dacci bersama jajarannya serta tersangka kasus penyalahgunaan narkoba saat memperlihatkan barang bukti ganja kering di Markas Polres setempat. IDENVI SUSANTO

PASBAR, HALUAN – Peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Pasaman barat meningkat pesat. Hal itu terlihat dari jumlah perbandingan kasus yang berhasil diungkap oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Pasaman Barat pada tahun 2015 dan tahun 2016.

Tahun 2015 lalu, polisi hanya mengungkap 27 kasus yang berkaitan dengan narkoba. Namun tahun 2016, hasil tangkapan polisi meningkat menjadi 38 kasus.

Baca Juga : Usai Lengser, Trump Disebut Hidup dalam Ketakutan

Kalpores Pasaman Barat, AKBP Djoko Ananto, melalui Kepala Satreskoba Polres Pasaman Barat, AKP Antonius Dacci mengatakan, kasus peredaran narkoba yang ditangani terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun dalam satu tahun terakhir terjadi tren peningkatan, di mana dibuktikan dengan pengungkapan kasus yang ditangani petugas.

“Tahun 2016 sudah ada 38 kasus, sedang di 2015 lalu hanya ada 27 kasus saja,” tutur Dacci kepada Haluan, Selasa (21/2).

Baca Juga : Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS, Ini Beragam Komentar dan Harapan Massa

Adapun rincian pengungkapan kasus tahun 2015 tersebut antara lain, kasus ganja 20 kasus ,7 kasus penguna sabu-sabu dengan jumlah tersangka 33 orang. 5 diantaranya anak-anak dan 1 perempuan. Dengan kasus ini, polisi berhasil mengamankan jumlah barang bukti ganja kering 30.469,8 Gram sedangkan barang bukti sabu-sabu 24,44 gram.

Sementara itu Waka Polres Pasaman Barat, Kompol Rendra Eko Cahyono mengatakan, untuk upaya pemberantasan dibutuhkan komitmen dari semua pihak untuk memerangi peredaran barang haram tersebut. Upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan dengan jalan pengungkapan kasus, namun juga dilaksanakan menggalakan upaya pencegahan. Salah satunya dilakukan dengan sosialisasi akan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah.

Baca Juga : Sri Mulyani: Joe Biden Bawa Harapan Pemulihan Ekonomi Dunia

Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat Syahiran-Yulianto melalui Sekda Pasbar, Manus Handri menyebut pentingnya mengantisipasi adanya dampak buruk terhadap perkembangan disektor kepariwisataan. Sebab dari perkembangan tersebut tidak menuntup kemungkinan adanya pengaruh dari luar khususnya berkaitan dengan peredaran barang haram seperti narkoba atau pun minuman-minuman keras. (h/mg-idn)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]