Polisi Milter Bakal Operasi Gaktib, Sasar Prajurit dan PNS TNI


Rabu, 22 Februari 2017 - 19:21:24 WIB
Polisi Milter Bakal Operasi Gaktib, Sasar Prajurit dan PNS TNI Salam komando bersama gabungan Polisi Militer dan Walikota Padang Mahyeldi Ansharulah di Denpom 1/4 Padang. RINA

PADANG, HALUAN- Polisi Militer yang tergabung dari POM TNI AD, TNI AU, TNI AL akan menggelar Pperasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi sepanjang tahun 2017.

 

Baca Juga : Mantan Komandan Kapal Selam Nuklir Inggris: KRI Nanggala 402 Mungkin Tak Akan Ditemukan

Pelaksanaan operasi Gaktib dan Yustisi ini ditandai dengan Rapat Koordinasi yang dihadiri langsung oleh Komandan Denpom 1/4 Padang Letkol CPM Didik Hariadi, Komandan Korem 032/Wbr Brigjen  TNI Bakti Agus Fadjridan Walikota Padang Mahyeldi Ansarullah, Rabu (22/2).

 

Baca Juga : Usai Kasus KIPI Seperti Stroke, Thailand Tetap Pakai Sinovac

Dikatakan oleh Dandenpom 1/4 Padang  Letkol CPM Didik Hariadi, operasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan ketaatan hukum bagi prajurit yang memiliki jiwa patriot sejati, profesional dan dicintai oleh rakyat.

 

Baca Juga : Ini Peringatan Keras untuk Negara Barat, Putin: Jangan Lewati 'Garis Merah' Kami!

Karena  kedisiplinan prajurit menempati posisi penting yang berdampak positif sebagai keteguhan sikap dan perilaku prajurit TNI. Namun, sikap juga harus dilandasi dengan patuh kepada hukum, salah satunya disiplin dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

 

Baca Juga : Australia Bakal Buka Kebun Ganja Terbesar di Queensland

"Peyalahgunaan narkoba saat ini memang sangat mengkhawatirkan, bahkan di Kota Padang sendiri sudah banyak bandar-bandar besar. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi kami untuk memeranginya, dan dilingkungan TNI sendiri pelanggaran yang sangat menonjol dilakukan prajurit pada operasi sebelumnya adalah penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

 

Lanjutnya, operasi Gaktib dan Yustisi yang dilaksanakan ini menyasar pada tercapainya penurunan angka pelanggaran disiplin dan tata tertib pidana prajurit  maupun PNS TNI.

 

Disamping itu Komandan Korem 032/WBR Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri berharap operasi tersebut dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya, agar pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit dapat menurun.

 

"Kami berharap pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit dapat menurun dari tahun ke tahun," ujarnya.

 

Seperti di tahun 2016 lalu, pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit dalam operasi tersebut menurun 60 persen dibandingkan dengan tahun 2015.

 

Pada tahun 2015 terdapat 98 kasus pelanggaran yang dilakukan TNI, dan di tahun 2016 menurun jadi 48 kasus pelanggaran.

 

"Kami berharap di tahun 2017, tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan TNI ini, karena hal itu dapat menunjukkan kalau operasi yang dilakukan selama ini cukup berhasil," terangnya.(h/mg-ina).

 

Editor : Rivo Septi Andries

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]