Di Payakumbuh, Warung Ini Jualan Kopi saat Siang, Malam Jualan Tuak


Rabu, 26 April 2017 - 08:52:44 WIB
Di Payakumbuh, Warung Ini Jualan Kopi saat Siang, Malam Jualan Tuak ilustrasi

PAYAKUMBUH, HALUAN – Dua kedai kopi di Kota Payakumbuh digrebek Tim 7, Minggu (23/4) malam. Pasalnya, dua kedai kopi itu beralih fungsi pada malam hari menjadi kedai tuak. Dalam operasi yang digelar, Pol PP bersama tim gabungan berhasil menyita sejumlah teko berisi tuak.

Pol PP awalnya menggerebek kedai kopi milik Marulian di Kelurahan Ibuah, Payakumbuh Barat. Saat petugas datang, pengunjung yang sedang asyik duduk, langsung berhamburan. Beberapa orang yang berhasil disergap dibawa kembali ke warung karena di meja ditemukan teko dan kantong plastik berisi tuak. Saat petugas menanyakan kepemilikan tuak, sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan pengunjung yang membantah sedang minum tuak. Padahal aroma tuak cukup menyengat dari nafas pengunjung. spontan, petugas langsung menggiring beberapa pengunjung dan Marulian.

Tak cukup disitu, petugas bergerak ke Pasar Ibuah dan menemukan tiga orang pria sedang duduk di warung kopi dengan satu teko tuak di atas meja. Namun kedai kopi ini tampak sudah tutup saat petugas datang ke lokasi. Pengunjung yang kedapatan menggak minuman tuak langsung diamankan.

Kasatpol PP, Devitra melalui sekretaris Pol PP Afridon mengatakan banyaknya kedai kopi yang beralih fungsi menjadi kedai tuak di malam hari sudah meresahkan masyarakat. Keberadaannya membuat kenyamanan masyarakat terganggu. Terlebih seringnya pemuda melempar batu ke rumah masyarakat dan berkelahi saat mereka mabuk di kawasan Ibuah.

“Sudah banyak laporan masyarakat terkait orang mabuk yang merusuh dan merusak di kawasan Ibuah. Jadi kami intai dimana pemuda ini mendapatkan miras. Ternyata ada beberapa kedai kopi yang beralih menjadi kedai tuak malam harinya. Makanya, kami razia kedai ini,” kata Afridon.

Dalam operasi, petugas mengamankan lima pengunjung dan pemilik kedai tuak untuk diberi arahan. Setelah membuat surat perjanjian, seluruh pemuda dan pemilik warung dilepas. Namun, alat bukti yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan. “Setelah mereka membuat surat perjanjian dan dijamin keluarga, kami lepas. Sedangkan tuak dan teko yang diamankan langsung dimusnahkan,” katanya. (h/ang)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]