Korban Longsor Aia Dingin, Sempat Berpegangan Tangan Sebelum Sang Istri Tertimbun


Kamis, 27 April 2017 - 14:56:26 WIB
Korban Longsor Aia Dingin, Sempat Berpegangan Tangan Sebelum Sang Istri Tertimbun Kamra (40) hanya bisa terbaring lemah di bangsal IGD RS Solok setelah dihantam tanah longsor, Selasa (25/4). Musibah longsor ini merenggut nyawa istrinya. Ist
Terkait bencana ini, Patrizal menyebutkan, kawasan Hulu Air Sonsang Nagari Air Dingin memang dikenal rawan dengan bencana longsor.

 

Baca Juga : Kenaikan Tarif PPN: Kontradiksi Opsi di Tengah Pandemi

Hal ini lantaran, kawasan hutan yang dahulunya menjadi penahan tebing dan cadangan air di daerah itu, kini telah gundul akibat pembukaan ladang markisah. Namun seiring berjalannya waktu, ketika harga markisah anjlok di pasaran, ladang-ladang markisah itu mulai ditinggalkan warga.

 

Baca Juga : Profesi Pelayanan Publik, Harus Jadi 'Role Model' Pelaksanaan Protokol Kesehatan

Bagi sebagian warga, lahan bekas ladang markisah itu ada yang berubah fungsi dengan tanaman kopi, cabai dan sayuran lainnya. Namun masih banyak lahan bekas ladang markisah itu menjadi semak belukar.

 

Hilangnya pohon-pohon yang selama ini menjadi penahan tebing, membuat kawasan itu, kala musim kemarau meninggalkan retakan-retakan tanah.

 

"Sementara kala musim hujan, retakan tanah itu diisi air yang membuat potensi longsor," kata Wali Nagari.

 

Sementara ketika ditanya apakah bencana longsor itu terjadi akibat adanya aktifitas galian C di daerah itu, Wali Nagari muda ini membantah hal itu. Karena bencana kali ini sangat jauh dari aktifitas tambang galian C yang ada di nagari itu.

 

" Ini bukan akibat tambang galian C. Karena lokasinya sangat jauh," kata Patrizal.

 

Mengatasi terjadinya korban lainnya akibat bencana longsor ini, pihaknya telah berkali-kali menghimbau warganya untuk menghindari tebing-tebing bukit yang rawan longsor. Termasuk tidak mendirikan bangunan di kaki ataupun di lereng bukit.

 

"Kami berharap tidak ada lagi korban berikutnya akibat bencana longsor ini," tutupnya.**

 

Baca juga: Longsor di Aia Dingin Solok Suami Istri Tertimbun

 

Editor: Rivo Septi Andries

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]