Jumlah Tangkapan Razia tak Menurun, Tanda Maksiat Masih Tumbuh Subur di Padang


Selasa, 02 Mei 2017 - 11:18:33 WIB
Jumlah Tangkapan Razia tak Menurun, Tanda Maksiat Masih Tumbuh Subur di Padang Andre Rosiade saat bersilaturahmi dengan salah satu ulama Sumbar, Buya Mas'ud Abidin

PADANG, HALUAN – Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade, menilai maraknya kegiatan razia maksiat di Padang menandakan kegiatan tersebut masih tumbuh subur. Buktinya, hasil dari kegiatan razia ke razia, jumlah praktisi kehidupan malam di Padang tak menunjukkan angka yang menurun, tapi tetap sama atau melonjak.

“Ini membuktikan, maksiat di Padang masih tumbuh subur.  Hal ini semakin menegaskan Kota Padang belum mendekat terhadap apa yang dicita-citakan, menjadi masyarakat yang religius,” kata Wakil Ketua DPP Gerindra itu kepada Haluan kemarin di Padang.

Kegelisahan Andre yang lahir dan besar di Padang ini hendaknya direspon oleh penguasa.  Dia berharap, Wali Kota Padang serius menekan kegiatan ini, kalau perlu “turun” ke gelanggang.

“Kami melihat razia itu kebanyakan digelar di pondok baremoh yang lokasinya di pinggir kota saja, seperti di Gates, Bungus, dan Pasie Nan Tigo. Masalahnya sekarang adalah, maksiat itu sudah ada di pusat-pusat kota, dan seperti terbiarkan. Mobil berisi PSK di sekitar Taman Melati, serta masih banyak kafe, hotel, dan wisma, penyedia tempat maksiat masih ada. Parahnya, usai dirazia, mereka datang lagi,” katanya.

Itu kegiatan yang kasat mata. Belum lagi persoalan fasilitas tempat hiburan yang sebagian jadi kedok kegiatan maksiat. Ntah kenapa, kata Andre lagi, jumlah tempat hiburan di Padang bukannya berkurang, tapi terus bertambah. Jika ada kegiatan usaha seperti itu, tentunya diawali dengan perizinan dari Pemko Padang.

“Mestinya, jika ada usaha yang mengarah ke kegiatan maksiat, izinnya ditolak saja. Sementara, yang sudah ada, dipertimbangkan untuk dibekukan jika dalam kegiatan razia, mereka kerap tertangkap memfasilitasi, minimal membiarkan kegiatan maksiat di lingkungan usaha mereka,” tegas Andre yang juga alumni SMA 2 Padang ini.

Secara personal, Andre tetap menghargai kegiatan yang dilakukan Pol PP Kota Padang menekan kegiatan kemaksiatan merajalela di Padang. Namun, kegiatan ini tak akan berdampak baik, karena hanya menimbulkan gesekan di lapangan. Mestinya, ada kebijakan dan sikap dari Pemko terkait perizinan. (h/mat)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 20 Maret 2020 - 21:18:47 WIB

    Sterilkan Tempat Ibadah, Hendri Septa Semprot Disinfektan di Sejumlah Masjid di Kota Padang

    Sterilkan Tempat Ibadah, Hendri Septa Semprot Disinfektan di Sejumlah Masjid di Kota Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sejumlah masjid di Kota Padang dibersihkan menggunakan cairan Disinfektan. Kegiatan bersih-bersih masjid ini, sebagai upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19 yang akhir-akhir ini semakin mengkh.
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 16:32:38 WIB

    Jumlah Kasus HIV/AIDS di Padang Tertinggi di Sumbar

    Jumlah Kasus HIV/AIDS di Padang Tertinggi di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Jumlah kasus HIV/AIDS di Kota Padang sepanjang Januari sampai November 2019 mencapai 325 kasus. Angka ini tertinggi di antara 19 kabupaten dan kota yang ada di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menuru.
  • Sabtu, 09 September 2017 - 17:43:26 WIB

    Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Mulai Digenangi Air

    Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Mulai Digenangi Air PADANG, HALUAN -- Akibat curah hujan yang cukup tinggi, air sudah menggenangi rumah rumah warga di seputaran Pagambiran Ampalu Nan XX. Di Lubuk Buaya, Koto Tangah sejumlah komplek perumahan juga mengalami hal serupa, salah sa.
  • Sabtu, 22 April 2017 - 02:50:27 WIB

    DPUPR Keruk Sejumlah Titik Drainase

    DPUPR Keruk Sejumlah Titik Drainase PADANG, HALUAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang sudah mulai melakukan pengerukan drainase semenjak satu setengah bulan yang lalu. Total panjang drainase yang sudah dikeruk mencapai 3 kilometer.
  • Senin, 20 Maret 2017 - 19:20:43 WIB

    Sejumlah Kelompok Masyarakat Tolak Krematorium di Pecinan Padang

    PADANG, HALUAN – Keberadaan tempat pembakaran jenazah atau lazim disebut krematorium di kawasan Pecinan Padang di di Jalan Pasar Batipuh,Padang yang dikelompok paguyuban warga dari Himpunan Bersatu Teguh (HBT) memicu protes.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM