JELANG BERAKHIR UN SMP/MTs

Tidak Ditemukan Kecurangan


Jumat, 05 Mei 2017 - 02:02:22 WIB

PADANG, HALUAN—Memasuki hari terakhir Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs tahun ajaran 2016/2017, kondisi ujian masih berjalan normal dan kondusif.

Berdasarkan pantauan Haluan di lapangan, sejak UN digelar tanggal 02-04 Mei belum ditemukan kecurangan yang dilakukan siswa atau pihak sekolah selama proses ujian berlangsung.

Meski terdapat beberapa edaran kunci jawaban yang di lapangan, siswa cenderung tidak mempercayainya, karena ada beberapa kunci yang tidak sesuai dengan paket soal yang mereka dapat.

Selain itu, Proses pengawasan UN dikawal dengan ketat oleh tim pengawas, sehingga tidak ada siswa yang berani berbuat curang selama proses ujian berlangsung“Bagi sekolah yang kedapatan melakukan kecurangan selama ujian, akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang mereka lakukan. Himbauan ini sudah disampaikan kepada setiap kepala sekolah yang ada di Kota Padang,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Barlius.

Ia mengatakan, setiap sekolah diberikan himbauan untuk melaksanakan UN dengan penuh kejujuran, baik yang melaksanakan dengan cara CAT maupun kertas.

Hal ini karena, fungsi UN tak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai salah satu penentu bagi siswa untuk memilih sekolah yang mereka inginkan “UN tak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, karena sudah diambil alih oleh Ujian Sekolah (USEK). Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, maka diharapkan UN berjalan kondusif dan tidak ada kecurangan,” katanya.

Ia mengatakan, UN menjadi salah satu evaluasi bagi peserta didik. Semakin baik nilai yang ia dapatkan, maka ia bisa memilih sekolah yang diinginkannya, karena proses pendaftaran ke SMA ada melalui online, yang salah satu kriteria penilaiannya berupa hasil UN.  “Jika UN juga diwarnai dengan kecurangan, maka kualitas pendidikan di Kota Padang semakin rendah, sehingga akan berdampak terhadap masa depan dan pribadi peserta didik,” katanya.

Hal ini juga dikatakan Kepala SMPN 28 Padang, Arman menyebutkan,  untuk mendukung program Dinas Pendidikan agar terlaksana UN berintegritas di Kota Padang, ia mengupayakan agar seluruh siswa dan pihak sekolah mengutamakan kejujuran ketimbang prestasi yang didapat.

Arman menuturkan, setelah tiga hari proses UN digelar, belum ditemukan siswa yang melakukan kecurangan. Hal ini karena, setiap peserta ujian tidak diberikan kesempatan untuk berbuat curang. “Sebelum siswa masuk ke ruang ujian, seluruh perlengkapan akan diperiksa dan hanya boleh membawa alat tulis untuk ujian ke dalam kelas,” katanya.

Selain itu, bagi tim pengawas ujian juga diberlakukan hal yang sama, mereka tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi ke ruangan. Sehingga, seluruh kondisi di dalam kelas bersih dari bentuk kecurangan apapun.

Ia berharap, hingga ujian terakhir , dapat berjalan lancar. Sehingga UN berintegritas dapat terwujudkan dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Padang. (h/mg-eby)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]