AKSES JALAN PUTUS DI SIJUNJUNG

DPRD Janji Perjuangkan Nasib Korban


Selasa, 23 Mei 2017 - 07:26:27 WIB
DPRD Janji Perjuangkan Nasib Korban Anggota DPRD Sijunjung terlihat tengah berbincang dengan warga yang melintasi jalan alternatif, Senin (22/5). OGI

SIJUNJUNG, HALUAN - Pasca putusnya jalan dari Ibukota Kabupaten Sijunjung menuju Nagari Silokek dan Durian Gadang, masyarakat mulai mengeluhkan mengenai kenaikan beberapa bahan pokok di wilayahnya. Pasalnya, jarak yang ditempuh serta faktor kesulitan ditambah penggunaan BBM tambahan menjadi faktor kenaikan harga sembako tersebut.

Gas LPG 3 kg yang biasanya dijual warga dengan harga Rp25.000/tabung naik menjadi Rp40.000/tabung. Kemudian harga premium eceran yang biasanya dijual eceran Rp8.000/liter menjadi Rp11.000/liter ditambah beberapa kebutuhan pokok warga juga mengalami kenaikan hingga 60 persen.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 204, Sembuh 99, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Warga yang berada didua kenagarian tersebut berharap agar pemerintah daerah bisa menyikapa kenaikan harga tersebut pasca putusnya jalan dari Nagari Silokek dan Nagari Durian Gadang menuju Ibukota Kabupaten Sijunjung. Menurutnya, sejak terputusnya akses jalan kekampungnya tersebut, membuat warga Silokek dan Durian Gadang harus memutar jalan.

Meskipun rute perjalanan yang harus ditempuh cukup jauh, namun hanya jalan tersebut sebagai jalur alternatif yang bisa digunakan pengguna jalan, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat dengan jarak tempuh lebih kurang 40 kilometer.

Baca Juga : Pasca Oknum Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kalapas Bukittinggi Gelar Razia dan Bentuk Tim Khusus

Selain itu, masyarakat yang berada didua kenagarian tersebut mengaku sangat membutuhkan akses jalan tersebut agar aktifitas sehari-hari mereka bisa berlangsung kembali seperti biasanya, karena jalan tersebut merupakan akses utama menuju kampung mereka.

"Untuk menanggulangi hal tersebut masyarakat dari Silokek dan Durian Gadang melaksanakan gotong-royong untuk membuat jalan alternatif  dengan cara membuka jalan baru," ujar  Azwar (35) salah seorang warga Kenagarian Durian Gadang kepada anggota DPRD Sijunjung dan wartawan, Senin (22/5) saat meninjau jalan yang amblas tersebut.

Baca Juga : Aksi Pencurian Kotak Amal di Dharmasraya Ini Terekam CCTV

Anggota Komisi II DPRD Sijunjung, Aroni Basri bersama anggota DPRD Sijunjung lainnya mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan yang amblas tersebut. DPRD Sijunjung berjanji sesegera mungkin akan menggelar rapat pembahasan dengan pemerintah daerah, terutama dengan dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut ke depannya.

“Dalam waktu dekat, DPRD akan melakukan rapat kerja bersama pemerintah daerah dan pihak terkait mengenai pembahasan perbaikan atau pembangunan jalan yang putus tersebut. Selain itu kita juga akan membahas mengenai pengendalian terhadap kenaikan harga bahan sembako dan gas LPG 3 kg,” ujar Aroni usai meninjau lokasi jalan putus bersama rombongan DPRD.

Baca Juga : Pemerintahan Kecamatan IV Jurai Lakukan Vaksinasi Covid-19

Warga yang berada di Kenagrian Silokek dan Kenagarian Durian gadang berharap agar pemerintah daerah sesegera meungkin bisa memperbaiki jalan  yang amblas dan terputus tersebut agar warga bisa kembali melakukan aktiftasnya seperti biasa. Selian itu, pasokan listrik yang putus ke nagari Silokek dan Durian Gadang diharapkan bisa selesai dan kembali hidup saat menjalani bulan Ramadan ini. (h/ogi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]