BPJS KETENAGAKERJAAN BUKITTINGGI

Peserta Dihimbau Lunasi Tunggakan Iuran


Selasa, 23 Mei 2017 - 07:37:15 WIB
Peserta Dihimbau Lunasi Tunggakan Iuran

BUKITTINGGI, HALUAN – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi menyayangkan masih banyaknya perusahaan yang menunggak iuran kepesertaan. Akibat tunggakan tersebut pelayanan kepada peserta akan terganggu.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi Afriadi melalui petugas pemeriksa Medina Safitri mengatakan perusahaan kembali mengingatkan peserta yang menunggak iuran enam bulan ke atas agar secepatnya menyelesaikan tunggakan iuran. Karena sangat disayangkan nantinya pelayanan kepada peserta terhenti akibat adanya tunggakan itu.

Baca Juga : Sudah Pulang ke Rumah, Korban Serangan Beruang di Sijunjung Berangsur Membaik

“Kita mengingatkan kembali kepada 360 perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bukittinggi yang menunggak iuran. Jika tidak diselesaikan akibatnya hak-hak pekerja sebagai peserta akan terganggu,” kata Medina kepada Haluan usai mengelar Sosialisasi Regulasi dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang dihadiri peserta penunggak iuran di Hotel Rocky, Senin (22/5).      

Ia menjelaskan, jika nanti ada peserta yang mengalami kecelakaan kerja, maka BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa membayarkan santunannya, sebelum perusahaan itu melunasi tunggakan iurannya.

Baca Juga : Pastikan Listrik Aman Saat Lebaran, PLN Sumbar Gelar Vicon dengan Jajaran

“Jadi apabila ada tenagakerjanya mengalami kecelakaan kerja, maka perusahaannya lah yang menanggulangi terlebih dahulu. Setelah lunas tunggakan iuran, baru bisa kita bayarkan santunan kecelakaan kerjanya,” ulas Medina.

Ia menambahkan, kurang lancarnya pembayaran oleh perusahaan peserta, menurutnya disebabkan berbagai macam alasan, termasuk kurang lancarnya cash flow perusahan tersebut atau sebab lainnya.

Pada hal, ia setiap bulan sudah menginggatkan perusahaan tersebut untuk membayarkan kewajibannya setiap bulan. “Bahkan kita sudah melayangkan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga,” ulas Medina.

Jika penagihan tunggakan iuran secara persuasive tidak berhasil, serta tidak ada itikat baik dari perusahaan untuk membayarkan. Maka BPJS Ketenagakerjaan akan mengandeng Sosnaker, Kejaksaan dan KPKNL untuk melakukan penagihan piutang tersebut.(h/ril)

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]