Jelang Lebaran, 6.000 Aparat Keamanan Diterjunkan di Sumbar


Selasa, 20 Juni 2017 - 12:23:20 WIB
Jelang Lebaran, 6.000 Aparat Keamanan Diterjunkan di Sumbar

PADANG, HALUANSebanyak 6.222 aparat gabungan akan menjaga Sumbar selama Lebaran. Ribuan aparat gabungan tersebut akan berbagi tugas. Mulai dari mengatur arus mudik, hingga berpatroli, untuk mengantisipasi kejahatan selama Operasi Ramadniya 2017, yang apelnya sudah digelar, Senin (19/6) pagi di RTH Imam Bonjol, Padang.

Secara rinci, sebanyak 3.268 personel kepolisian akan diturunkan. 262 personil dari Polda Sumbar dan dari Polres-Polresta di wilayah hukum (wilkum) Polda Sumbar sebanyak 3.006 orang. Untuk menunjang kekuatan polisi di Sumbar selama arus mudik dan balik lebaran, juga dikerahkan sebanyak 2.954 petugas gabungan dari instansi terkait yang tersebar di berbagai daerah di Sumbar seperti TNI berjumlah 316 personil, Satpol PP 617 personil, Dinas Kesehatan 244 orang, Organda 13 orang, Senkom Mitra Polri 140 orang, Basarnas 208 orang.

Petugas dari PLN juga diturunkan untuk mencegah terjadinya pemadaman listrik akibat korlseting ataupun pemadaman bergilir sebanyak 48 orang, PKS 91 orang, orari 62 orang, Dinas Perhubungan 526 orang, PMI 60 orang, Jasa Raharja 31 orang, Dinas Pekerjaan Umum (PU) 88 orang, Unit Perlindungan Masyarakat (Linmas) 55 orang, Pramuka 228 orang, petugas Angkasa Pura yang siap siaga menjaga jalur penerbangan sebanyak tujuh orang, dan petugas pemadam kebakaran (damkar) sebanyak 220 personil. Total jumlah kekuatan dari pihak kepolisian yang ada di Sumatera Barat dan instansi terkait adalah sebanyak 6.222 personil.

“Kekuatan dari Polda sendiri ada 262 personil, untuk tenaga dari Polres dan Polresta se-Sumbar kami kerahkan 3006 personil, sementara itu ditambah dari dinas dan unsur terkait seperti TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas PU,Basarnas, BPBD, serta unsur lainnya yang mencapai angka 2.954 kekuatan. Untuk menunjang itu semua, sebanyak 63 pos pengamanan dan 37 pos pelayanan juga tersebar di berbagai wilayah di Sumatera Barat,” sebut Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal mengingatkan semua jajarannya tentang potensi gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang sifatnya bencana alam dan terorisme yang belakangan turut menjadi perhatian. Pihaknya menegaskan kondisi ketertiban merupakan tanggung jawab polisi dan sebagai wujud pengabdian bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya Sumbar.

“Kita sudah merencanakan agenda operasi Singgalang 1438 Hijriyah yang dimulai semenjak H-7 hingga H+7 atau sekitar 16 hari, mulai tanggal 19 Juni hingga 4 Juli. Oleh sebab itu dalam momentum bersama ini mari bersama kita bersinergi menciptakan kenyamanan bagi masyarakat Sumbar dan jelas hal ini sebagai bentuk wujud memberikan pelayanan terbaik dan pengabdian kita bersama,” ucap Fakhrizal. (h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]