Soal Zakat, Ini Penjelasan Baznas dan DPRD Padang


Ahad, 02 Juli 2017 - 11:31:59 WIB

PADANG, HALUAN -- Pembagian voucher zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kota Padang, melalui Anggota DPRD Kota Padang menuai kontroversi dari berbagai pihak. Namun, pihak Baznas Kota Padang menilai apa yang dilakukannya tidak salah.

"Voucher zakat yang dibagikan kepada anggota dewan, nantinya mereka salurkan kepada fakir miskin dengan disertai by name by address. Jadi, yang menerima harus tepat sasaran," kata Kepala Baznas Kota Padang Epi Santoso,  Minggu (2/7).

Bagi anggota dewan, jika ada didaerah pemilihannya fakir miskin maka berhak disalurkan. Dan, fakir miskin yang menerima voucher zakat itu disertai KTP dan foto sebagai buktinya. Dikatakannya, anggota dewan sebagai amil zakat hanya sebagai penyalur kepada fakir miskin, dan itupun tidak ada pemaksaan.

"Bagi anggota dewan yang mau menyalurkan ke dapilnya silakan saja, tapi kalau tidak mau gak apa-apa," katanya.

Bahkan, mayoritas pembayar zakat adalah PNS. Maka, PNS pun berhak juga menyalurkannya ke fakir miskin sesuai permintaannya, juga bisa dikampung halamannya. Menurutnya, dengan dilibatkannya anggota dewan sebagai penyalur zakat voucher karena dalam pemerintahan ini ada legislatif dan eksekutif. Jadi, apa yang dilakukan pemerintah tentunya harus diketahui legislatif sebagai mitra kerja. Bukan, hanya anggota dewan sebagai amil zakat. Bahkan, wartawan pun bisa sebagai amil zakat jika ada fakir miskin diwilayahnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra  mengakui, menerima voucher zakat yang gunanya untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Voucher zakat itu sebaiknya, diberikan kepada warga tidak mampu. Tapi, bagi anggota dewan voucher zakat itu dapat disalurkan kepada daerah pemilihannya atau warga lainnya diluar dapil asalkan tepat sasaran," katanya.

Menurutnya, dalam penyaluran voucher zakat Baznas sebaiknya melalui wakil rakyatnya karena yang lebih mengetahui kondisi warganya. Baginya, voucher zakat  Baznas sudah tepat sasaran khususnya warga tidak mampu.

Anggota DPRD Kota Padang  Muharlion tidak membantah, beberapa anggota dewan juga ikut menyalurkan voucher zakat baznas. Menurutnya, anggota dewan diminta membantu menyalurkan dengan tepat sasaran.

“Saya sebagai anggota dewan, memang diminta ikut menyalurkan. Tapi, semua yang saya salurkan tepat sasaran,” ujarnya. (h/ade)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]