Rata-rata Pendidikan Limapuluh Kota di Bawah 9 Tahun


Ahad, 02 Juli 2017 - 12:58:27 WIB
Rata-rata Pendidikan Limapuluh Kota di Bawah 9 Tahun
LIMAPULUHKOTA, HALUAN -- Mantan Rektor Universitas Andalas peride 2011-2015, Prof. Dr. Werry Darta Taifur menyebutkan walaupun putra-putri Kabupaten Limapuluh Kota banyak yang Profesor, Doktor, Magister dan sarjana, akan tetapi jauh lebih banyak anak yang tidak bersekolah dan putus sekolah. Bahkan dalam survey Unand tahun 2016, rata-rata pendidikan Limapuluh Kota hanya 8,2 tahun. Jika dikalkulasikan, tidak sampai tamat SMP yang harus mengenyam pendidikan selama 9 tahun.
 
“Sayang sekali jika pendidikan Limapuluh Kota hanya rata-rata 8,2 tahun. Padahal di Kabupaten ini banyak lahir tokoh dan cendekiawan yang berkontribusi besar bagi kemajuan nasional. Ini karena masih banyak daerah 3 T (terpencil, terisolir dan terbelakang) yang belum terperhatikan secara maksimal oleh pemerintah,” tutur Werry kepada Haluan, Sabtu (1/7).
 
Ia juga mengatakan nasib pendidikan di Limapuluh Kota masih bersifat sentralisasi. Perhatian kepada daerah 3 T masih terkendala oleh banyak hal. Baik infrastruktur, guru, murid, kesejahteraan dan edukasi. Untuk mencapai target nasional wajib belajar 12 tahun masih jauh dari harapan.
 
“Tidak dipungkiri adanya daerah 3 T di Limapuluh Kota karena Kabupaten ini sangat luas. Butuh perhatian yang merata agar pendidikan tidak sentralistik. Pekerjaan Rumah Pemkab Limapuluh Kota untuk mencapai wajib belajar 12 tahun bagi putra-putri Limapuluh Kota masih banyak dan berat. Jadi, butuh keseriusan yang ekstra untuk hal ini. Pasalnya, pendidikan adalah tonggak untuk kemajuan bangsa dan daerah,“ kata guru besar Unand ini.(h/ang)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]