Masa Libur Sekolah Berbeda, Masyarakat Heran


Senin, 03 Juli 2017 - 19:15:15 WIB
Masa Libur Sekolah Berbeda, Masyarakat Heran Ilustasi/Haluan

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM—Terjadinya masa libur sekolah yang berbeda antara kota Bukittinggi dengan daerah lain pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017 ini menimbulkan tanda tanya bagi warga setempat maupun para perantau.

“Kok bisa berbeda masa liburnya, kami sekeluarga masih berada di Bukittinggi, karena anak-anak kami mulai sekolah tanggal 10 Juli mendatang. Sementara disini hari ini Senin (3/7) sudah masuk sekolah,” ujar Eltafri (52 tahun) warga Bukittinggi yang berdomisili di Kerinci kepada Harianhaluan.com.

Karena bingung, perantau dari Kerinci itu mencoba menghubungi pihak tempat anak anaknya bersekolah di Kerinci, jawabannya benar, didaerah itu memang tahun ajaran baru 2017/2018 dimulai Senin (10/7) mendatang.”Alhamdulillah, saya kira anak-anak kami berbohong agar dapat libur lebih lama di Bukittinggi, ternyata tidak,” ujarnya lagi.

Almujafri Surau salah seorang pengawas pendidikan di Bukittinggi mengatakan,  Libur panjang atau libur semester usai menerima rapor kenaikan tahun pelajaran 2016/2017 dipastikan masing-masing daerah berbeda. Ada Kabupaten/Kota  libur mulai 19 Juni dan masuk sekolah kembali 03 Juli 2017.

Sementara ada pula daerah yang mulai liburnya sama tetapi masuk sekolah kembali lebih lama yakni 10 Juli 2017. Kota Padang dan Kabupaten Agam katanya, dua daerah ini telah memastikan tahun pelajaran baru dimulai nanti 10 Juli 2017. Provinsi Riau juga sepakat sekolah kembali setelah libur pasca penerimaan rapor kenaikan kelas juga 10 Juli. Hanya, DKI yang siswanya libur lebih lama hingga 15 Juli dan mereka masuk sekolah 17 Juli 2017.

Terjadi perbedaan libur panjang kenaikan kelas ini terutama dengan daerah terdekat yaitu Kabupaten Agam, empat orang pengawas sekolah Disdikbud, Sofia Marni, M.Aswir, Yendraldi dan Almujafri Surau Senin, (12/06) lalu lanjutnya, telah menemui kepala Disdikbud Kota Bukittinggi Melfi Abra untuk klarifikasi tentang kepastian sekolah kembali usai menerima rapor kenaikan kelas. Pasalnya, kepala sekolah dan guru meminta kepastian sekolah kembali sesudah lebaran 1438 H.

Menjawab pertanyaan pengawas sekolah tentang masuk sekolah kembali pasca lebaran 1438 H, Melfi mencoba menghubungi  Kepala Dinas Dikbud Provinsi Sumbar Burhasman. Burhasman menegaskan sekolah yang dikelola Dinas Provinsi Sumbar wajib masuk sekolah kembali Senin, (03/07).

“Kabupaten/Kota diberi kewenangan untuk menetapkan sendiri atau ikut kalender yang telah diedarkan Dinas Pendidikan Provinsi,” katanya.

Saat itu, Melfi masih menetapkan tahun pelajaran baru dimulai 03 Juli seperti yang telah diinformasikan sebelumnya. Atas masukkan pengawas sekolah, dapat dibayangkan Kota Wisata ini  masih banyak warga yang menikmati masa libur, sementara siswa sudah mulai masuk sekolah. Kemacetan pada titik tertentu tak dapat dielakkan seperti di Simpang By  Pass, Pasar Banto, Jalan Syekh. M. Jamil Jambek Pasar  Bawah, Simpang Tarok dan Simpang Stasiun.

Berdasarkan kalender pendidikan yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, tahun pelajaran 2017/2018 dimulai 03 Juli 2017. Selama tiga hari (3-5/07) digunakan untuk kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi murid/siswa baru.


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]