Penjualan Perlengkapan Sekolah Tahun ini Lesu


Ahad, 09 Juli 2017 - 17:09:21 WIB
Penjualan Perlengkapan Sekolah Tahun ini Lesu

PADANG, HALUAN - Musim tahun ajaran baru 2017 tidak segesit tahun lalu. Pasalnya, penjualan perlengkapan alat-alat sekolah tahun ini lesu. Baik itu baju sekolah, alat tulis maupun perlengkapan lainnya.

Salah seorang penjual baju sekolah di Pasar Raya Padang Romi (36) mengaku penjualannya tidak sebanyak tahun kemarin. Baik itu baju seragam mulai dari Sekolah Dasar, SMP maupun SMA. Terlebih lagi atribut hanya bisa dihitung dengan jari saja penjualannya.

“Jika dibanding hari biasanya jelas ada peningkatan karena memang kebutuhan nya saat ini. Namun, jika dibanding tahun kemarin agak lesu saat ini. Ada yang bilang sudah lengkap dari sekolah perlengkapannya,” ujarnya.

Selain baju dan atribut sekolah, buku dan alat-alat tulis hanya terjual seadanya saja. Masyarakat mulai mengurangi jumlah belanja dibanding tahun lalu.

Untuk harga baju sekolah bervariasi. Baju seragam SMA dijual dengan harga Rp100.000 satu stel. Sementara, untuk baju seragam SMP dijual Rp90.000 satu stel.

Romi mengatakan, sehari ia bisa menjual baju sekolah sekitar 30 sampai 40 stel sejak libur sekolah. Jika tahun dulu, ia bisa menjual hingga 50 stel baju sekolah.

"Memang agak lesu sekarang namun kita tetap bersyukur dan tidak memasang harga terlalu tinggi," tuturnya.

Ijal (28) yang menjual alat tulis di Blok A Pasar Raya Padang mengatakan penjualan masih dibatas wajar. Penjualan tidak segesit tiga sampai enapat tahun yang silam.

“Sebagian orang tua mengatakan alat tulis ada yang sudah dibeli dari sekolah. Yang dibeli hanya sisanya saja seperti kebutuhan pribadi. Makanya biasanya ada yang beli buku satu kodi bisa beli satu lusin saja dan seterusnya,” ungkap Ijal.

Untuk harga, Ijal mengatakan untuk buku tulis isi 40 dengan harga Rp38.000 per kodi dan pena dawat dengan harga Rp50.000 per kotak.

Sementara itu, salah seorang wali murid yang anaknya baru masuk sekolah SMP mengaku banyak mendapatkan perlengkapan dari sekolah. Mulai dari baju seragam selama satu minggu hingga beberapa buku-tulis. Orang tua hanya mempersiapkan yang kurangnya saja.

*Sebagian besar perlengkapan sudah ada dari sekolah. Kita hanya menyiapkan jahitan untuk atribut dan sebagian yang kurang saja,” tutur Ibed, Warga Banuaran, Minggu (9/7). (h/win)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 Mei 2020 - 16:26:02 WIB

    Meski Penjualan di Masa PSBB, Market Share Daihatsu Naik Jadi 18,2%

    Meski Penjualan di Masa PSBB, Market Share Daihatsu Naik Jadi 18,2% HarianHaluan.com - Pandemi Covid-19 yang mewabah secara global termasuk di Indonesia, serta penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk meminimalisir penyebaran virus membuat penjualan mobil, khususnya Daihatsu me.
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 16:06:56 WIB

    Imbas Corona, Omzet Penjualan di Pasar Raya Padang Merosot, Pedagang Menjerit

    Imbas Corona, Omzet Penjualan di Pasar Raya Padang Merosot, Pedagang Menjerit PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sejumlah pedagang di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar mulai menjerit. Mereka mengeluh omzet penjualannya merosot sejak pemerintah mengeluarkan edaran agar masyarakat menjauhi keramaian untuk meng.
  • Rabu, 04 Maret 2020 - 14:20:02 WIB

    Langka! Ramayana Plaza Andalas Batasi Penjualan Gula Pasir

    Langka! Ramayana Plaza Andalas Batasi Penjualan Gula Pasir PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Beberapa hari belakangan, masyarakat dihebohkan dengan masuknya virus corona ke Indonesia. Hal tersebut juga berimbas ke sejumlah barang kebutuhan pokok, salah satunya gula pasir. Begitu juga denga.
  • Rabu, 19 Februari 2020 - 10:31:40 WIB

    Yah..! Toyota Bakal Stop Penjualan 7 Model Mobil Ini

    Yah..! Toyota Bakal Stop Penjualan 7 Model Mobil Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Polusi udara yang semakin buruk di India, membuat pemerintahnya memutuskan untuk menerapkan aturan baru soal ambang batas emisi kendaraan bermotor..
  • Sabtu, 15 Februari 2020 - 03:08:16 WIB

    Ulah Corona, Penjualan Mobil di China Melorot

    Ulah Corona, Penjualan Mobil di China Melorot JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Dampak wabah global virus corona memukul penjualan mobil di China. Penurunan yang terjadi disebut lebih parah ketimbang wabah virus SARS pada 2003..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]