Kades Tuapeijat Tegur Masyarakat yang Membangun di Pinggir Jalan


Selasa, 11 Juli 2017 - 20:15:08 WIB
Kades Tuapeijat Tegur Masyarakat yang Membangun di Pinggir Jalan Salah satu bangunan pondasi rumah warga di Jalan Raya Tuapeijat Km 2 di datangi tim Penegak Perda. IST

MENTAWAI, HARINHALUAN.COM - Kepala Desa Tuapeijat Pusuibiat turun langsung bersama tim untuk memberikan teguran kepada masyarakat yang membangun di pinggir jalan, Selasa (11/07).

Tim yang terdiri dari Desa Tuapeijat, Dusun Karoniet, Sat Pol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mentawai, mendatangi langsung masyarakat yang membangun di pinggir jalan dan menunjukan langsung peraturan izin bangunan.

"Ini sebenarnya kita baru memberikan arahan, apabila yang bersangkutan tidak mengindahkan arahan, baru mungkin nanti akan ada tindakan, " Kata Pusuibiat kepada Harianhaluan.com.

Dalam Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2014 Tanggal 12 Februari  2014 tentang retribusi perizinan tertentu dan peraturan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai No 30 Tahun 2014 Tanggal 5 November Tahun 2014 tentang petunjuk pelaksanaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kemudian peraturan Bupati nomor 31 Tahun 2014 tanggal 5 November 2014 tentang petunjuk pelaksanaan retribusi Izin Gangguan (IG) serta Pergub nomor 13 tahun 2015 tanggal 18 Mei 2015 tentang penetapan garis sempadan bangunan dan garis sempadan bangunan sepanjang dalam jalan raya Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sepadan bangunan untuk Jalan lokal dari as jalan ke bangunan berjarak 10,5 M dan untuk jalan lingkungan dari as jalan ke bangunan berjarak 5,5 M.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang ingin membangun, agar mematuhi aturan yang berlaku agar pada saat pengukuran dan penegakan Perda nanti resiko kerugian tidak terjadi.

" Untuk seluruh warga yang memiliki lokasi di pinggir jalan raya jika ingin membangun harus sesuai dengan aturan antara bangunan dengan jalan itu berjarak 10,5 M," pintanya

Sementara itu bagi rumah warga yang sudah terlanjur membangun di pinggir jalan, tetap akan di sertifikasi, namun akan dilakukan pengukuran ulang dari as jalan ke bangunan rumah sesuai peraturan yang berlaku.

" Waktu kita punya program Prona yaitu sertifikat gratis dari pusat melalui (Badan Pertanahan Nasional) BPN, hal ini sudah kita bicarakan bahwa masyarakat yang sudah membangun rumah terlanjur di pinggir jalan akan tetap disertifikasi namun and kita ukur kembali dari as jalan kebangunan rumah sesuai dengan aturan yang berlaku. (h/red)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 

 

 

 

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]