Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Honorer Dinas Pertanian Limapuluh Kota Diciduk Polisi


Rabu, 12 Juli 2017 - 18:10:05 WIB

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM—Lagi-lagi, untuk kesekian kalinya honorer  yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota ditangkap polisi karena diduga terlibat transaksi narkoba . Tersangka yang ditangkap pada Selasa (11/7) itu, diketahui bertugas di Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota.

“Satu tersangka berhasil kami tangkap sekitar pukul 15.30 WIB. Tersangka merupakan pengedar sekaligus pemakai narkoba jenis sabu,”terang Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto melalui Kepala Satuan Reserse Nakorba Iptu Hendri Nas pada Senin (12/7) siang.

Tersangka diketahui bernama Roni Anmisbah (43) warga Padang Tiakar, Kelurahan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. “Tersangka ditangkap hendak bertransaksi narkoba disalah satu bengkel motor kawasan Kelurahan Taratak Padang, Kecamatan Payakumbuh Utara,”ucapnya lagi.

Saat penangkapan, petugas Satresnarkoba Polres Payakumbuh berhasil mengamankan 4 paket kecil sabu senilai sekitar Rp 1,2juta. Kemudian 2 paket kecil senilai Rp 4004ibu, satu paket sisa dikonsumsi tersangka.

Tak hanya itu saja, petugas juga menyita 1 alat hisap lengkap, ponsel serta celana pendek. Dari keterangan petugas, tersangka panggilan Roni tersebut, sudah lama jadi target operasi. Hal itu berawal dari adanya laporan masyarakat terhadap aktifitas tersangka yang selama ini sudah meresahkan.

Dari sana, petugas Satresnarkoba Polres Payakumbuh langsung melakukan pengintai terhadap gerak gerik tersangka. Tidak butuh waktu lama, akhirnya petugas berhasil mengangkap Roni dan menyita sejumlah barang bukti.

“Tersangka sudah jadi target kita,”tegasnya lagi. Iptu Hendri mengatakan, saat ini tersangka masih di Mapolres Payakumbuh untuk pemeriksaan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, Roni Anmisbah terancam hukum  maksimal 12 tahun penjaga

“Tersangka melanggar 112  Undang-Undang Narkotika. Seperti  memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,”tegas Iptu Hendri Kasatresnarkoba Polres Payakumbuh.

Sementara, Plt Sekda Limapuluh Kota, M Yunus belum menngetahui pasti, adanya honorer yang bertugas di daerahnya terlibat narkoba. “Kita belum dapat informasi pasti terkait adanya THL yang ditangkap polisi,”kata M Yunus. Pada 2016 lalu, Satuan Narkoba juga pernah menangkap honorer yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota yang terlibat narkoba. (h/ddg)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]