Andi Muhammad dan Busnar Yuneldi Berdamai


Kamis, 13 Juli 2017 - 10:00:52 WIB
Andi Muhammad dan Busnar Yuneldi Berdamai Ibrani Dt Rajo Tianso selaku penasihat hukum (PH) Andi Muhammad, bersama Miko Kamal selaku PH Busnar Yuneldi, memperlihatkan akta kesepakatan damai yang telah dicapai atas persoalan hukum yang melibatkan klien masing-masing, Rabu (12/7). adv

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Di tengah proses hukum masih berjalan, pakar herbal nasional asal Sumbar Andi Muhammad, yang ditahan atas kasus dugaan penipuan, menjalin kesepakatan damai dengan Busnar Yuneldi selaku korban dalam kasus tersebut. Dengan kesepakatan itu, Andi Muhammad berharap Aparat Penegak Hukum (APH) mengambil sikap berupa produk hukum yang bijak dan berkeadilan.

Hal itu disampaikan Penasihat Hukum Andi Muhammad, Ibrani Dt Rajo Tianso, dalam konferensi pers di salah satu hotel di Kota Padang, Rabu (12/7). Hadir dalam kesempatan itu, Elriza Fania selaku istri Andi Muhammad, Novirmansyah selaku anggota tim PH Andi Muhammad, Miko Kamal dan Hendra Ritonga selaku PH Busnar Yuneldi, dan Musfi Yendra selaku kerabat Busnar Yuneldi.

“Awalnya, Haji Andi Muhammad berupaya menyelesaikan masalah ini dengan Busnar Yuneldi, dengan memercayakannya pada pengacara sebelumnya. Namun, klien kami ini tidak tahu duduk perkembangan masalah ini seperti apa, sehingga saat pulang ke Padang pada lebaran lalu, ternyata sudah berstatus DPO dan diamankan oleh pihak kepolisian. Kalau sejak awal klien kami tahu, tentu tidak akan terjadi hal seperti ini,” kata Ibrani baru mendampingi Andi Muhammad sejak 24 Juni lalu.

Demi menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kasus ini, lanjut Ibrani, Andi Muhammad telah memenuhi tanggung jawab utangnya kepada Busnar Yuneldi secara cash senilai Rp1,7 miliar. “Awalnya ini kan persoalan bisnis, tapi sekarang itu sudah clear. Jadi, jangan sampai nanti ada statement yang menyebutkan klien kami tidak membayar utang,” kata Ibrani seraya menunjukkan bukti pembayaran utang tersebut ke hadapan wartawan.

Atas kasus ini, Ibrani mewakili Andi Muhammad menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak Busnar Yuneldi selaku korban, kepada aparat penegak hukum di kepolisian dan kejaksaan yang dibuat repot, serta kepada masyarakat luas atas gonjang-ganjing yang timbul dari kasus ini.

“Pastinya, tidak ada niat dari Haji Andi Muhammad untuk tidak menyelesaikan kasus ini. Langkah yang diambil untuk berdamai dan membayar kewajiban ini adalah bukti sahihnya,” sambungnya lagi.

Meskipun telah menjalin kesepakatan damai, terkait perkara pidana atas nama Andi Muhammad yang saat ini telah sampai ke tangan jaksa pada Kejari Padang, Ibrani mengaku sangat berharap agar penegak hukum dapat menentukan sikap yang bijak dan berkeadilan. Sebab ia menilai, sistem peradilan pidana dibuat untuk mencapai keadilan, dan rasa keadilan itu telah dirasakan kedua belah pihak melalui kesepakatan damai yang terjalin.

“Yang penting nawaitu (niat, red) kami baik. Karena ini sudah damai, maka bukankah sebuah kezaliman juga jika proses hukum tetap dilakukan. Sebab, dalam nota kesepakatan damai, pada pasal 2 tegas dijelaskan bahwa pihak pertama dan kedua sepakat menyelesaikan persoalan ini, termasuk mencabut laporan Nomor LP/2183/K/XII/SPKT tertanggal 25 Desember 2013,” sambung Ibrani.

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 04 Mei 2020 - 17:46:17 WIB

    Semoga Ampuh..Ini Kandidat Obat dan Vaksin Covid-19

    Semoga Ampuh..Ini Kandidat Obat dan Vaksin Covid-19 Ada lebih dari 70 vaksin Covid-19 sedang dalam pengembangan. Namun setidaknya ada 19 jenis perawatan (treatment) pandemi Covid-19 yang mencakup vaksin, obat, dan terapi non-obat yang terbilang paling progresif..
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 07:57:52 WIB

    Pangeran Charles Diisolasi di Skotlandia, Kerajaan Inggris Dikecam

    Pangeran Charles Diisolasi di Skotlandia, Kerajaan Inggris Dikecam JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pangeran Charles dan istrinya, Camilla, sedang diisolasi di sebuah rumah di Skotlandia. Setelah diumumkan sang pangeran positif terpapar Corona, banyak warga Inggris yang mengkritik keputusan keraj.
  • Selasa, 17 Maret 2020 - 06:10:27 WIB

    Gelombang PHK Hantam 3.750 Karyawan Maskapai Selandia Baru

    Gelombang PHK Hantam 3.750 Karyawan Maskapai Selandia Baru AUCKLAND, HARIANHALUAN.COM -- Maskapai asal Selandia Baru, Air New Zealand akan mengurangi jumlah karyawannya sebesar 30 persen. Dengan kondisi jumlah total karyawan mencapai 12.500 orang, berarti ada 3.750 orang yang bakal k.
  • Senin, 20 Januari 2020 - 09:16:47 WIB

    Dicari: Orang Yang Mau Tinggal di Irlandia Gratis!

    Dicari: Orang Yang Mau Tinggal di Irlandia Gratis! INTERNASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah pulau di Irlandia menawarkan tempat tinggal gratis untuk wisatawan asing. Syaratnya mau tinggal di sana dan bekerja di kedai kopi..
  • Rabu, 11 Desember 2019 - 10:30:26 WIB

    Termuda di Dunia, Sanna Marin Resmi Dilantik jadi PM Finlandia

    Termuda di Dunia, Sanna Marin Resmi Dilantik jadi PM Finlandia HELSINKI, HARIANHALUAN.COM - Politikus Finlandia, Sanna Marin, yang baru berusia 34 tahun resmi dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) Finlandia yang baru. Ini berarti Marin telah resmi mencetak sejarah sebagai kepala pemerint.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]