Pemkab Pessel MoU dengan BPJS Kesehatan


Kamis, 20 Juli 2017 - 14:15:48 WIB
Pemkab Pessel MoU dengan BPJS Kesehatan Bupati Pessel, Hendrajoni bersama Wabup Rusma Yul Anwar dan Sekda Erizon, usai melakukan penandatanganan MoU dengan BPJS-Kesehatan Kota Padang. IST

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menanda tangani MoU dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, cabang Padang terkait perluasan cakupan kepersertaan, peningkatan, kesadaran, dan kepatuhan program Jaminan Kesehatan Nasional menuju Universal Health Coverage di wilayah tersebut.

Bupati Pessel Hendrajoni mengatakan, kerjasama itu sebagai bentuk komitmen Pemkab Pessel untuk mewujudkan perlindungan kesehatan terhadap masyarakat yang sifatnya adalah saling menguntungkan antara Pemkab Pessel dengan BPJS.

Baca Juga : Ketua TP PKK Siak Bagiakan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir

"Dengan adanya MoU ini, maka kita berharap masing-masing kecamatan dan nagari selaku perpanjangan tangan kabupaten, bisa lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga mereka dapat meyakinkan kepada masyarakat seperti apa peranan dan fungsi dari program BPJS Kesehatan tersebut," jelasnya di Painan, Rabu (19/7). 

Menurut Bupati, MoU yang dilakukan itu, adalah sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Nasional untuk mensejahterakan masyarakat di bidang kesehatan. Selain itu, agar lebih mengetahui berapa jumlah warga yang sudah memiliki jaminan kesehatan di Pessel. 

Baca Juga : Kasus Karhutla, PT Berlian Mitra Inti Ditetapkan Sebagai Tersangka

"Jika masyarakat yang tergolong kurang mampu, menunggak atau tidak mampu melakukan pembayaran iuran BPJS. Maka bisa dibantu dengan dana pendamping dari APBD dan APBN. Namun, hal itu harus berdasarkan pendataan, verifikasi, kebenaran data dan fakta dilapangan," terang bupati.

Sementara itu, Kepala cabang BPJS Padang, Sistri Sembodo, mengatakan, bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), merupakan salah satu amanat dari Undang-undang Republik Indonesia yang sudah dituangkan dalam program pemerintah pusat RI, sehingga dipercayakan untuk dikelolah oleh salah satu badan penyelenggara hukum publik negara, yaitu BPJS Kesehatan.

"Dengan adanya program ini, kita menargetkan seluruh Rakyat Indonesia ke depannya akan memiliki jaminan kesehatan yang lebih bermutu," sebutnya saat itu.

Dikatakannya, MoU dibuat dengan Pemkab Pessel, agar komitmen bersama dengan BPJS untuk perluasan cakupan kepersertaan, peningkatan, kesadaran, dan kepatuhan terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional terlaksana dengan baik. Sebab, jumlah penduduk Pessel adalah sekitar 510.000 jiwa, sedangkan jumlah peserta BPJS baru sekitar 289.000 atau masih 55,7 persen, yang idealnya adalah sekitar 80 persen. 

BERITA POPULER Index »


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]