PKL Membandel, Jalan Lingkar Pasar Raya Kota Solok Menyempit


Kamis, 20 Juli 2017 - 17:45:23 WIB
PKL Membandel, Jalan Lingkar Pasar Raya Kota Solok Menyempit MENYEMPIT - Jalan lingkar Koto Panjang Pasar Solok kembali menyempit setelah PKL "memakan " badan jalan yang biasa dilalui kendaraan roda empat. Pemda |Kota Solok hnay memberi toleransi berjulalan bgi PKL 1 blok saja, namun kenyataan di lapangan sudah berlapis. ALFIAN

SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di jalan lingkar Koto Panjang Pasar Solok kembali membandel, kendati Pemda Kota Solok hanya mengizinkan untuk berjualan 1 lapis saja di jalan tersebut. Namun sekarang manjadi 2 lapis, terutama pedagang sayur, ikan segar dan jenis kebutuhan pokok harian lainnya.

Akibat jalan lingkar yang diperuntukan untuk kendaraan roda empat yang datang dari arah Timur Pasar Solok tidak lagi bisa dilewati kendaraan. Jangankan kendaraan roda empat, kendaraan roda dua saja juga susah melewati.

Baca Juga : Tegas! Bupati Sutan Riska Larang ASN Mudik

Dari hasil pantauan Haluan di lapangan terlihat PKL makin menjamur di jalan lingkar itu, sebelumnya sejak 1 tahun lalu, jalan lingkar Koto Panjang dikosongkan dari aktifitas PKL dan diperuntukan untuk lalu lintas kendaraan roda empat yang datang dari arah Timur. Dibukanya akses jalan lingkar itu untuk menghindari kemacetan. Disamping itu jika terjadi kebakaran baik rumah masyarakat maupun pasar memudahkan kendaraan pemadam kebakaran masuk pasar.

Pengosongan jalan lingkar dengan lebar 5 meter dan panjang lebih kurang 500 meter itu tidak bertahan lama, hanya 3 bulan, kemudian PKL melakukan protes ke DPRD dan Pemda Kota Solok karena puluhan pedagang kehilangan mata pencaharin. Lagi pula PKL itu tidak dicarikan tempat untuk berjualan, kondisi demikian sama saja membunuh mata pencahariannya.

Baca Juga : Kabupaten Dharmasraya Kembail Raih Predikat WTP Keenam Kali

Dengan berbaga pertimbangan, akhirnya Pemda Kota Solok kembali mengizinkan PKL berjualan di jalan lingkar Koto Panjang Pasar Solok itu dengan catatan cukup 1 lapis saja agar kendaraan tetap bisa melewati. Kebijakan itu disambut baik pedagang, namun dalam tempo beberapa bulan, PKL kembali meringsek ke depan. Dari sejengkal yang diberi akhir bertambah lagi sehingga sekarang menjadi 2 lapis.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]