Sejak Satu Bulan Lalu, Garam Kasar Langka di Pasar Raya Padang


Jumat, 21 Juli 2017 - 10:12:26 WIB
Sejak Satu Bulan Lalu, Garam Kasar Langka di Pasar Raya Padang Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Sejumlah pedagang yang menjual kebutuhan sehari-hari mengeluhkan sulitnya mendapatkan garam kasar. Hal ini pun membuat harga garam melambung tinggi, bahkan kenaikannya mencapai 100 persen.

Hal ini dibenarkan Nurhayati, pedagang sembako di Pasar Raya Padang. Ia menyebut, biasanya harga garam kasar satu pak berisi 10 bungkus kecil dijual seharga Rp12 ribu. Tetapi Kamis (20/7), harga jual garam kasar tersebut telah mencapai Rp23 ribu.

“Dua hari yang lalu harga jual garam kasar masih Rp19 ribu. Sebulan sebelumnya masih Rp12 ribu perpaknya. Stok yang saya miliki saat ini pun tidak tersedia banyak,” ujar wanita tiga puluh empat tahun ini kepada Haluan, Kamis (20/7).

Dikatakan Nurhayati, selain harga garam kasar yang jauh meningkat, kualitas garam yang dijual saat ini pun jelek, tidak sebagus biasanya. Mahalnya harga garam tersebut, juga membuat para konsumen mengeluh dan mempertanyakan kenapa harganya bisa melambung dua kali lipat.

“Saya tanya ke agennya kenapa mahal harga garam sekarang. Ia menjawab biasanya garam diimpor melalui India tetapi saat ini melalui Australia. Tentunya menggunakan dollar untuk biaya yang digunakan sehingga nilainya menjadi mahal saat dirupiahkan,” katanya.

Selain itu, disebutkan Nurhayati semenjak harga garam kasar naik, pedagang pun tidak lagi menjual garam curah. Padahal sebelumnya harga garam curah tersebut hanya Rp4 ribu perkilo, sedangkan sebulan yang lalu telah mencapai Rp8 ribu perkilo. Namun sekarang garam tersebut tidak ada lagi di pasaran.

“Semenjak saya berjualan belasan tahun lalu, ini harga garam yang paling tinggi dan sulit ditemukan. Padahal, garam adalah kebutuhan dapur yang mesti ada di setiap masakan,” katanya.


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 April 2020 - 11:50:41 WIB

    Mantap! Sudah 508 Pinjol Abal-abal Diblokir Sejak Awal Tahun

    Mantap! Sudah 508 Pinjol Abal-abal Diblokir Sejak Awal Tahun JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Satuan Tugas Waspada Investasi mencatat ratusan fintech lending ilegal telah diblokir sejak awal 2020 sampai 31 Maret 2020. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan fintech len.
  • Kamis, 12 Maret 2020 - 11:25:21 WIB

    Duh, Level IHSG Terendah Sejak 4 Tahun Terakhir

    Duh, Level IHSG Terendah Sejak 4 Tahun Terakhir JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjungkal ke posisi 4.947 atau melemah 200,40 poin (4 persen) sejak dibuka pada perdagangan Kamis (12/3) pagi. Ini merupakan level terendah indeks saham dalam empat.
  • Kamis, 15 Agustus 2019 - 22:08:16 WIB

    Antisipasi Konflik Lahan Sawit, Kurnia Warman: Kesepakatan Harus 'Clear' Sejak Awal

    Antisipasi Konflik Lahan Sawit, Kurnia Warman: Kesepakatan Harus 'Clear' Sejak Awal PADANG,HARIANHALUAN.COM—Pakar Hukum Agraria Unand, Kurnia Warman menyebutkan bahwa salah satu isu penting dalam hukum agraria terkait industri sawit adalah pemanfaatan ulayat. Berdasarkan data Pemprov Sumbar, sebutnya, lebi.
  • Selasa, 18 Desember 2018 - 20:48:24 WIB

    Sejak Maret Harga Pala di Padang Pariaman Menurun

    Sejak Maret Harga Pala di Padang Pariaman Menurun PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-- Petani Komoditas Pala mengeluhkan harga jual pala yang terus mengalami penurunan semenjak Maret tahun ini. Berdasarkan informasi yang Haluan himpun, pada akhir Maret 2018 harga pala Rp60.00.
  • Kamis, 06 Desember 2018 - 10:13:19 WIB

    Es Durian Ganti nan Lamo Masih Eksis Sejak 1960

    Es Durian Ganti nan Lamo Masih Eksis Sejak 1960 PADANG, HARIANHALUAN.COM-Berdiri sejak tahun 1960, bopet Es Durian Ganti Nan Lamo masih eksis hingga saat ini. Usaha ini sudah memasuki generasi yang ketiga, dan memiliki dua tempat di lokasi yang sama, di Jalan Pulau Karam .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]