Jalan Berlubang di Limapuluh Kota, Warga Tanam Pohon Pisang


Senin, 24 Juli 2017 - 10:38:33 WIB
Jalan Berlubang di Limapuluh Kota, Warga Tanam Pohon Pisang Sejumlah warga menanam pohon pisang di salah satu jalan di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (22/7). IST

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM—Untuk yang kesekian kalinya, warga Kabupaten Limapuluh Kota kembali menanam batang pisang di badan jalan. Aksi sebagai bentuk sindiran terhadap pemerintahan tersebut, terjadi di ruas jalan di Jorong Parumpuang, Nagari Koto Baru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh pada Sabtu (22/7).

Setidaknya, satu pohon pisang ditanami warga pada ruas jalan yang berlobang dan dipenuhi kerikil kerikil kecil. Ruas jalan yang rusak parah tersebut  menghubungkan Jorong Parumpuang  ke Nagari Piobang serta Nagari Sungai Beringin. 

Dari informasi yang berhasil dirangkul Haluan, penanaman pohon pisang di tengah jalan tersebut, merupakan bentuk kekecewaan masyarakat setempat terhadap Pemkab Limapuluh Kota. Pasalnya, dari 2015 lalu, Pemkab Limapuluh Kota pernah berjanji akan melakukan pengaspalan terhadap ruas jalan yang berada persis di batas Kota Payakumbuh dengan Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Camat Payakumbuh,Aimel Nazra membenarkan adanya penanaman pohon pisang di tengah jalan di Jorong Parumpuang, Nagari Koto Baru Simalanggang. 

“Aksi yang dilakukan warga berjalan kondusif. Berkat adanya pengamanan dari Polsek Payakumbuh, tak berapa lama pohon pisang dicabut kembali,”ucap Aimel Nazra.

Hampir tiap tahun, pasti ada warga Kecamatan Payakumbuh menanam pisang di badan jalan sebagai sindiran ke pemerintah. Sebelum-sebelumnya, seperti di Taeh, Simalanggang dan Kotobaru.

Terkait rusaknya ruas jalan tersebut, secara terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupten Limapuluh Kota, Yunire Yunirman  belum bisa memastikan, apakah jalan tersebut sudah masuk dalam APBD tahun ini.

“Nanti kita cek di kantor, apakah jalan tersebut sudah ada dalam APBD tahun ini. Soalnya sekarang hari libur. Kalau sudah ada dalam ABPD, ruas jalan itu menunggu untuk dikerjakan tahun ini juga,”ucap Yunire. (h/ddg)


Kajari Payakumbuh Pindah, Digantikan Mantan Kajari Poso 

Payakumbuh, Haluan

Rotasi jabatan tertinggi dilingkungan Kejaksaan Negeri Payakumbuh kembali bergulir. Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh saat ini, Hasbih pindah tugas ke tempat yang baru. Yakni sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Jawa Barat.


Sedangkan, posisi yang ditinggalkan Hasbih di Payakumbuh digantikan oleh Nur Tamam yang sebelumnya merupakan Kepala Kejaksaan Negeri di Poso, Sulawesi Tenggara.  Selama di Payakumbuh, Habih dikenal tegas dalam menegakkan hukum di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Saat baru menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Hasbih langsung tancap gas. Pria asal Bandung tersebut berhasil membongkar tindakan korupsi bernilai Miliaran Rupiah. Yakni korupsi bantuan Jamsostek dalam pembangunan pabrik kertas telur di Limapuluh Kota.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah petinggi dari Bank Nagari turut terseret dalam kasus tersebut. “Sertijab rencana Senin ini di Kejaksaan Tinggi Sumbar,”ucap Hasbih disela-sela Hari Bhakti Adhiyaksa pada Sabtu (22/7) pagi.

Hasbih bertugas di Kejaksaan Negeri Payakumbuh sejak 2013 lalu. Berbagai kasus-kasus korupsi serta pidana umum lainnya sudah ditangani Hasbih dengan tegas dalam tegaknya hukum di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. (h/ddg)


Editor: Rivo Septi Andries

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]