Di Agam, Petani Kembali Gunakan Kerbau untuk Bajak Sawah


Selasa, 25 Juli 2017 - 13:32:02 WIB
Di Agam, Petani Kembali Gunakan Kerbau untuk Bajak Sawah Seorang anak bermain di atas punggung kerbau di Padang Pariaman. RIVO SEPTI ANDRIES

AGAM, HARIANHALUAN.COM -- Petani di Jorong Gumarang nagari III Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, kini banyak yang kembali menggunakan bajak tradisional. Karena bajak mesin hand tractor membuat hasil panen padi menurun sampai sekitar 30 persen.


Salah seorang petani Musidin mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir petani telah menggunakan hand tractor untuk membajak sawah. Namun, hasil bajakannya tidak sebaik hasil bajak tradisional yang ditarik sapi atau kerbau, sehingga banyak warga yang kembali menggunakan bajak sapi itu.

"Dengan hand tractor tanah yang dikeruk dangkal dan tanah tersebut terlalu cair dan lunak, tidak menyimpan air, sedikit saja sawah kekurangan air tanah mengeras. Akibatnya padi kurang subur, batang dan tangkainya pendek, sehingga hasil sawah pun turun dibanding hasil sawah yang dibajak dengan bajak tradisional" kata Musidin.

Ditambahkan petani lain Hendri Naro, kalau dengan bajak tradisional, tanah sawah yang dibongkar lebih dalam. Begitupun tanah tersebut tidak terlalu cair, sehingga mengandung air, kurang-kurang sedikit air sawah tidak menjadi masalah, akar padi pun tetap berkembang lebih leluasa, sehingga tangkai padi lebih panjang.

"Keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan traktor hanya pengerjaannya cepat dan upah lebih murah. Namun, pengalaman menunjukan hasil sawah menyusut cukup tajam. Sawah yang biasanya berpendapatan satu zakat atau 50 beban kalau dibajak dengan traktor menyusut sampai 30 beban padi, tapi kalau menggunakan bajak tradisional kalaupun menyusut akibat serangan hama atau kurang pupuk penyusutanya paling 2 atau 3 beban padi"ungkap Hendri.

Namun masalahnya sekarang, bajak tradisional juga makin langka disebabkan masyarakat tidak banyak lagi yang memelihara sapi atau kerbau untuk pembajak sawah, kini yang banyak dipelihara sapi pedaging jenis simental. (h/ks)

Editor: Rivo Septi Andries

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]