14 Desa di Kota Pariaman Kategori Kumuh


Kamis, 27 Juli 2017 - 13:28:11 WIB
14 Desa di Kota Pariaman Kategori Kumuh Kota Pariman/Humas

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Sebanyak 14 desa di Kota Pariaman sampai kini masih berada dalam kawasan kumuh. Desa-desa tersebut tetap menjadi prioritas oleh Pemerintah Kota Pariaman untuk pengembangan dalam 2017 bersama Busines Developmen Center (BCD).

Hal tersebut terungkap saat Walikota Pariaman H Mukhlis Rahman, membuka workshop Businnes Devlomen Center (BDC) program kota tanpa kawasan kumuh tingkat Kota Pariaman, Rabu (16/7).
Pembenahan kawasan kumuh di kota pariaman sudah dilakuka juga diantaranya dengan membangun infrastruktur dan sejumlah item yang berkaitan dengan hal tersebut. Nemun dengan menggandeng BDC tentu persoalan tersebut akan lebih cepat teratasi.

Untuk proses kesuksesan BDC, pemerintah pusat mengucurkan dana Rp2 miliar ditambah dana pendamping dari APBD Kota Pariaman 5 parsen.

Begitu juga untuk kelancaran program perlu dukungan semua pihak, salah satunya dari pelaku usaha di Kota Pariaman.

"Dukungan itu penting agar terbangun komitmen dalam pengembangan pelaksanaan dan pengembangan usaha BDC Angso Duo," ungkap Bajang Ahmadi, Consultan OC BDC saat acara, kemarin.
Pembenahan kawasan kumuh di Kota Pariaman sudah mulai dengan membangun inprastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Sekarang kita laksanakan workshop, dan ini juga sebagai evaluasi program untuk menjadi studi kelayakan untuk penekan kawasan kumuh di kota ini," ujar Bajang.

BDC merupakan program Kota Tanpa Kawasan Kumuh (Kotaku), berada di bawah Direktorat Pengembangan Kawasan Permungkiman DJCK Kementerian PUPR dengan mengembangan Kelompok Swasdaya Masyarakat (KSM).

Contoh mulai dari peningkatan daya beli masyarakat agar mampu memiliki perumahan yang layak dan menciptakan layak huni dan berkelanjutan.

Jadi fungsi BDC, memberikan layanan kepada kelompok Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM), seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia, manajemen usaha, akses keuangan dan akses terhadap pasar lokal maupun internasional.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman menyatakan, pengembangan kawasan kumuh ke depan perlu secara baik, sehingga tercipta program kotaku melalui BDC dengan peogramnya.

Memang BDC di Kota Pariaman telah berjalan dengan baik. Namun demikian perlu dievaluasi peranan BDC untuk kemajuan ekonomi masyarakat. Mukhlis Rahman meminta BDC untuk bisa membangun pelaku usaha memasarkan produknya. (h/tri)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]