Pedagang Minta Maaf, Kadis Perdagangan: Merasa Terzalimi dengan Video yang Beredar


Selasa, 01 Agustus 2017 - 16:45:47 WIB
Pedagang Minta Maaf, Kadis Perdagangan: Merasa Terzalimi dengan Video yang Beredar Ketua Keluarga Besar Pedagang Kaki Lima (KBPKL) Idman bersama dengan pedagang lainnya mengangkat Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal. Sebagai bentuk dukungan atas apa yang telah terjadi. Pedagang menyebut bahwa Endrizal adalah satu-satunya Kadis yang dekat dengan pedagang dan selalu bermusyarah atas tindakan yang diambil, Senin (31/7). MELATI OKTAWINA

Sementara, anggota DPRD, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, kedua pihak sudah berdamai dan semoga tidak berkelanjutan. Hal ini, dikatakannya sebagai pembelajaran bagi semua. 

"Semoga tidak ada proses hukum selanjutnya. Kalau menurut arogansi pejabat kita tidak ingin mengkaji kebelakangamya lagi, mari kita membangun kota padang untuk lebih baik kedepannya saja," katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia IKAPPI Kota PadangMuhammad Yani menyebut, bahwa ia sudah mengetahui siapa Kepala Dinas Perdagangan. Sebab, kadis tidak pernah melakukan tindakan anarkis kepada pedagang.

“Kadis tidak pernah melakukan kekerasan, bahkan ketika melakukan penggusuran. Sebab kami sudah bersepakat dengan kadis, jika ada penertiban atau pemindahan pedagang tidak boleh terjadi bentrokan,”ujarnya.

Yani pun menegaskan semenjak tahun 2015 jika terjadi kerusakan barang pedagang pada saat pemindahan atau penertiban, maka wajib diganti oleh dinas.

“Pedagang sudah mengakui kesalahan. Jika pedagang telah mengakui kesalahannya maka IKAPPI tidak boleh membela pedagang,”katanya.

Selain itu, Ketua Kelompok PKL di Jalan Sandang Pangan depan Padang Teater Darmansyah menyebutkan, pedagang yang terkait tersebut posisi berjualannya sudah ketengah jalan. Padahal, posisi yang diberikan hanya diatas trotoar.  Sebagai ketua kelompok ia pun mengatakan, kesalahan berada pada dirinya dan pedagang tersebut. Sebab ia, tidak bisa mengawas anggota untuk tidak berjualan dari batas yang telah ditentukan.

“Saya sebagai ketua kelompok pedagang sangat menyayangkan adanya kejadian ini, dan minta maaf kepada kadis. Sebab, kesalahan fatal berada di pedagang bukan dari kepala dinas. Saya sendiri jika diperlakukan seperti itu, akan lepas kontrol. Bahkan bersikap lebih dari apa yang telah dilakukan oleh kepala dinas,”ujarnya.(h/mg-mel)

 

Editor: Rivo Septi Andries

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:16:10 WIB

    Pedagang Bakso Cuanki yang Ludahi Dagangannya Jalani Rapid Test Corona, Ini Hasilnya

    Pedagang Bakso Cuanki yang Ludahi Dagangannya Jalani Rapid Test Corona, Ini Hasilnya HARIANHALUAN.COM - Polisi telah melakukan rapid test terhadap WS (21), pedagang bakso cuanki di Kembangan, Jakarta Barat yang sempat viral karena meludahi dagangannya. Hasil tes dinyatakan bahwa WS negatif Corona (COVID-19)..
  • Rabu, 15 April 2020 - 13:41:00 WIB

    Asal Komen di Facebook, Pedagang di Limapuluh Kota Ini Diringkus Polisi

    Asal Komen di Facebook, Pedagang di Limapuluh Kota Ini Diringkus Polisi PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Ada-ada saja ulah salah seorang pegadang yang beralamat di Jorong Indo Baleh Timur, Nagari Mungo, Kecamatan  Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota ini. Bukannya berdoa agar wabah Corona cepat hilang .
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 18:21:35 WIB

    Resahkan Pedagang, Anak Punk Digelandang Satpol PP

    Resahkan Pedagang, Anak Punk Digelandang Satpol PP BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Tim Satuan Kordinasi Ketertiban Keamanan Kota (SK4) mengamankan 12 orang anak Punk di Pasar Bawah Bukittinggi, Jumat (17/1). Ke 12 orang anak Punk itu terdiri dari 9 orang laki laki dan 3 orang.
  • Senin, 23 Desember 2019 - 11:35:55 WIB

    Polisi Buru Pelaku Penembakan Pedagang Kopi di Padalarang

    Polisi Buru Pelaku Penembakan Pedagang Kopi di Padalarang BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Kepolisian membentuk tim gabungan untuk menyelidiki insiden penembakan terhadap Agus Sumpena (50), seorang pedagang kopi asongan di dekat Gerbang Tol Padalarang, Jawa Barat, Jumat (20/12). Agus men.
  • Ahad, 22 Desember 2019 - 11:47:25 WIB

    Ngeri, 2 Peluru Bersarang di Kepala Pedagang Kopi Ini

    Ngeri, 2 Peluru Bersarang di Kepala Pedagang Kopi Ini BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Dua peluru gotri diduga dari tembakan airgun bersarang di dahi dan tulang rahang Agus Sumpena (50), pedagang kopi asongan di GT Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat 20 Desember dini.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]