Yusafni Seret Nama Lain, Kejar Aktor Utama SPj Fiktif!


Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:34:42 WIB
Yusafni Seret Nama Lain, Kejar Aktor Utama SPj Fiktif! Yusafni (berkepala plontos) saat menjalani pemeriksaan di BPK RI Sumbar Akhir Januari lalu. DOKUMEN

“Klien saya akan buka-bukaan kepada penyidik. Runut kasus dari awal nantinya disebutkan satu per satu. Siapa yang terlibat dalam penganggaran, pencairan, hingga adanya dugaan pembagian itu” Defika Yufiandra, Kuasa Hukum Yusafni.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tersangka kasus dugaan korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif di lingkungan Pemprov Sumbar, Yusafni Ajo memastikan akan membongkar seluruh rangkaian kasus kepada penyidik Bareskrim Polri. Siapa-siapa saja yang terlibat dalam penganggaran dan pembagian dana, satu per satu nantinya disebut. Yusafni tak mau kena sendiri.

Hal itu diungkapkan Defika Yufiandra, kuasa hukum Yusafni Ajo.

“Klien saya akan buka-bukaan kepada penyidik. Runut kasus dari awal nantinya disebutkan satu per satu. Siapa yang terlibat dalam penganggaran, pencairan, hingga adanya dugaan pembagian itu. Sebagian sudah disampaikan. Namanya sudah di penyidik,” terang Defika, Selasa (1/8) malam.

Dijelaskan Defika, sangat tidak logis, kliennya yang hanya pejabat nonstruktural, dan hanya berposisi sebagai Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK), bermain sendiri dalam dugaan korupsi tersebut.

“Klien saya hanya seorang PPK. Dia tidak punya kewenangan apapun dalam penganggaran. Ada atasannya yang memiliki peranan dalam penganggaran. Kok sekarang, seakan-akan semuanya ditimpakan ke klien saya. Dia hanya bagian terendah dalam struktur ini. Ada kemungkinan yang lain yang ikut bermain,” papar Defika.

Soal anggaran, menurut Defika, banyak mekanisme yang dilalui. Mulai dari pengusulan, pembahasan di DPRD, pengesahan, hingga pencairan. Uang proyek yang nilainya ratusan miliar tersebut, tidak juga langsung masuk ke kantong pribadi, atau rekening pribadi YSN, tapi terlebih dahulu masuk ke DPKA, setelah itu baru ditransfer ke dinas. Di lapangan, menurut Defika ada tim sembilan yang bekerja dan memiliki tanggung jawab dalam pembebasan lahan.

“Dengan pola demikian, mustahil seorang YSN bisa melakukan perbuatan yang disangkakan penyidik sendirian. Itu nantinya yang akan dibuka. Kalau nanti ada tersangka lain, sah-sah saja. Malahan, semestinya demikian. Ada aktor utama yang bisa jadi mengendalikan YSN dalam melakukan perbuatan melanggar hukum,” papar Defika.

Dengan adanya dugaan YSN dikendalikan atau hanya dapat perintah, pihaknya menurut Defika akan mengajukan permintaan justice collaborator.

“Semoga pengajuan itu dikabulkan, agar kasus ini bisa terbuka secara gamblang ke tengah publik. Pendapat saya, kasus ini adalah muara dari buruknya proses penganggaran yang ada di Pemprov Sumbar,” tutur lawyer muda itu.

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Mei 2019 - 10:13:19 WIB

    Yusafni dan Delapan ASN Korup Lain Dipecat

    Yusafni dan Delapan ASN Korup Lain Dipecat PADANG, HARIANHALUAN.COM—Pemprov Sumbar melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PDTH) terhadap sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah terbukti secara sah dan berkekuatan hukum tetap terlibat praktik korupsi te.
  • Selasa, 22 Mei 2018 - 11:06:04 WIB

    Mengaku Diperintahkan Berbuat Salah, Yusafni Hanya Boneka

    Mengaku Diperintahkan Berbuat Salah, Yusafni Hanya Boneka PADANG, HARIANHALUAN.COM – Yusafni Ajo, terdakwa kasus korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif menyebut, perbuatan korup yang dilakukannya, tak serta merta keinginan pribadinya. Ada pihak-pihak yang menyuruh dan menga.
  • Senin, 14 Mei 2018 - 20:51:26 WIB

    Yusafni, Terdakwa SPj Fiktif Dituntut 10 Tahun Penjara

    Yusafni, Terdakwa SPj Fiktif Dituntut 10 Tahun Penjara PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Yusafni Ajo dengan pidana penjara selama 10 tahun, pasalnya JPU menilai bersalah dalam kasus korupsi Surat Pertanggungjawaban ( SPJ) Fiktif di Dinas Pra.
  • Selasa, 08 Mei 2018 - 11:26:18 WIB

    Irwan Prayitno Mengaku Tidak Kenal, Yusafni: Tak Kenal Saya, Wajar Karena Saya Sudah Jadi Terdakwa

    Irwan Prayitno Mengaku Tidak Kenal, Yusafni: Tak Kenal Saya, Wajar Karena Saya Sudah Jadi Terdakwa PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus korupsi Rp62,5 Miliar, Yusafni Ajo batal terlaksana, Senin (7/5). Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum merampungkan berkas tuntutan. Terlepas itu, Yusafni sempat.
  • Senin, 07 Mei 2018 - 12:27:11 WIB

    Hari Ini Yusafni Dituntut, Bareskrim Buru Penikmat Uang SPj Fiktif 

    Hari Ini Yusafni Dituntut, Bareskrim Buru Penikmat Uang SPj Fiktif  Praktik bagi-bagi uang dalam kasus korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif, agaknya bukan ocehan semata. Penyidik Bareskrim Polri bahkan sedang mengidentifikasi nama-nama orang yang turut serta menerima uang panas terse.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]