PPATK Lacak Aliran Dana Korupsi Kasus IAIN IB


Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:54:48 WIB
PPATK Lacak Aliran Dana Korupsi Kasus IAIN IB Ilustasi.NET

PADANG, HARIANHALUAN.COM Penuntasan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk kampus III Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol (kini, Universitas Islam Negeri) tidak hanya dilakukan sendiri oleh Kejati Sumbar. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) turut serta melakukan penelusuran kemana saja dana hasil dugaan korupsi mengalir.

Tim dari PPATK dikabarkan sudah bekerja sejak sebulan yang lalu. Sejumlah transfer rekening, atau pengiriman uang via bank dari orang-orang yang terlibat dugaan korupsi, sudah termonitoring. Laporannya juga telah diserahkan ke penyidik pidana khusus Kejati Sumbar. Hasil itu nantinya akan menjadi landasan penyidik dalam melakukan pengembangan kasus.

Keikutsertaan PPATK itu dibenarkan Asisten Pidana Khusus Kejati Sumbar Dwi Samudji, Rabu (2/8). “Memang, kita (penyidik-red) meminta bantuan kepada PPAT untuk melakukan analisis transaksi mencurigakan orang-orang yang dianggap terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Aia Bangek, Padang itu. Semuanya sebagai bentuk koordinasi lintas instansi,” ungkap Dwi kepada Haluan.

 Dijelaskan Dwi, PPATK sudah tuntas melakukan analisis aliran dana dugaan korupsi pembebasan lahan tersebut. Semuanya sekarang telah berada di tangan penyidik. Namun, ketika ditanya lebih detail soal analisis itu, Dwi tidak mau membeberkannya. "Memang kami telah menerima hasil penelusuran dari PPATK. Diterimanya Selasa (1/8) kemarin. Belum bisa diekspose sekarang. Nanti saja ditampilkan di persidangan," kata Dwi lagi.

Dwi Samudji menyebutkan hasil penelusuran itu diperlukan penyidik untuk melanjutkan proses kasus kampus UIN, yang merupakan penyidikan jilid kedua. "Penelusuran itu untuk mencari tahu kemana saja uang negara mengalir, dan siapa saja yang menikmati. Laporan yang diberikan oleh PPATK lengkap," katanya.

Penelusuran PPATK diketahui akan membantu penyidik mengembalikan uang negara yang telah disalahgunakan dalam kasus, melalui penyitaan uang atau benda. Meski demikian, ia tidak bisa membeberkan hasil penelusuran itu karena menyangkut kepentingan penyidikan kasus. Ia mengatakan tidak tertutup kemungkinan pihak Kejati Sumbar akan kembali melakukan koordinasi dengan instansi atau lembaga lain, agar proses kasus segera dituntaskan.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 05 Maret 2015 - 18:57:27 WIB

    BI dan PPATK Jalin Kerja Sama

    JAKARTA, HALUAN — Bank Indonesia (BI) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali menjalin kerjasama, tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian yang serta penda.


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]