Berada di Ibu Kota Provinsi, Listrik Kampung Sungkai Baru di Jalan


Sabtu, 05 Agustus 2017 - 13:30:42 WIB
Berada di Ibu Kota Provinsi, Listrik Kampung Sungkai Baru di Jalan Kondisi Kampung Sungai, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, pada malam hari. Kampung itu hanya diterangi lampu jalan, sedangkan rumah warga diterangi lampu minyak tanah.ADIB

PADANG, HALUAN—Sebagian wilayah Kampung Sungkai di Kelurahan Labung Bukit, Kota Padang, hingga kini belum dialiri listrik. Untuk menerangi rumah, masyarakat di sana menggunakan lampu minyak tanah.

Lurah Lambung Bukit, Yusrizal, mengatakan, ada kurang lebih 40 kepala keluarga tinggal di Sungkai. Ia menyampaikan, masyarakat di sana sangat menginginkan penerangan, terutama untuk rumah. Untuk maksud itu, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa Sungkai dialiri listrik.

Asisten Setdako Padang Bidang Pembangunan, Hermen Peri, mengatakan, penerangan listrik adalah urusan PLN. Untuk itu, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada PLN Sumbar agar memasukkan jaringan listrik ke Sungkai.

Sementara itu, Kepala Humas PLN Sumbar, Syahrial, mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei ke Sungkai dan rapat dengan masyarakat setempat dalam rangka memasukkan jaringan listrik ke sana. Karena panjangnya jaringan listrik yang akan dipasang di sana, pihaknya menunggu dana dari PLN pusat.

Pegiat Sosial di Sungkai, Edo Prasetya Pratama, mengutarakan, ada 50 persen wilayah Sungkai yang sudah dialiri listrik, sedangkan lebihnya belum dialiri listrik. Permasalah di sana, katanya, adalah tidak adanya tiang listrik dari jalan ke rumah warga.

“PLN sudah memasang kurang lebih 20 tiang listrik di Sungkai. Selain jumlah kurangnya jumlah tiang listrik, juga belum ada tiang listrik ke rumah warga,” ujarnya di Padang, Jumat (4/8).

Menurutnya, pemangku kepentingan di Padang jangan hanya menunggu bantuan dari PLN, tetapi harus mencarikan solusi agar Sungkai mendapatkan jaringan listrik.

“Investasi yang dikeluarkan untuk memasukkan listrik di Sungkai memang agak tinggi, tetapi ini masalah keadilan. Masa masih ada daerah di ibu kota provinsi belum dialiri listrik. Padahal, saat ini pemerintah sibuk menerangi daerah tertinggal,” tuturnya.

Ia berpendapat, banyak cara yang bisa dilakukan untuk menerangi Sungkai, salah satunya dengan bantuan teknologi. Menurutnya, seharusnya bantuan teknologi itu sudah ada untuk Sungkai, apalagi kampung itu berdekatan dengan Universitas Andalas, perguruan tinggi tertua di Sumatra.

“Kalau semua pihak mau bersama-sama membantu, pasti ada solusi untuk menerangi Sungkai,” ucapnya.

Karena prihatin dengan kondisi Sungkai yang gelap gulita pada malam, pulangkampuang.com membantu penerangan warga pada 2015. Faldo Maldini, pendiri pulangkampuang.com mengatakan, pihaknya memasang lampu penerangan jalan di tiang listrik di  pinggir jalan.

“Sukaralewan pulangkampuang.com bersama masyarakat Sungkai memasang 20 lampu penerangan jalan di Sungkai dengan jarak  sekitar 500 meter lebih.   

Faldo bersyukur ada perubahan nyata yang dirasakan oleh masyarakat Sungkai. Menurutnya, pemenuhan hak dasar, dalam hal ini listrik, harus dipenuhi dengan berbagai cara.

"Bagi kami di pulangkampuang.com, kebahagiaan masyarakat Ranah Minang adalah tujuan utama. Warga Padang harus banyak uang, banyak teman, banyak ilmu, dan banyak ibadah. Kalau tidak ada listrik, sulit memenuhi itu semua. Makanya kita harus bekerja sama," ujar Mantan Ketua BEM Universitas Indonesia itu.

Faldo berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan kebutuhan warga. Pada kasus di Sungkai itu, ia menilai Pemko Padang kurang melibatkan masyarakat untuk mencari solusi atas masalah yang terjadi di tengah masyarakat tersebut.

"Saya merasa pemerintah daerah masih kurang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Selain itu, upaya melibatkan masyarakat untuk menyelesaikan masalah juga tidak ada. Buktinya, Pulangkampuang.com dan masyarakat bisa menyelesaikan persoalan bersama. Harusnya, pemerintah mendorong segala inisiatif positif semacam ini," tutur mantan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Britania Raya itu.

Edo Prasetya, menyampaikan, masyarakat Sungkai mengapresiasi kegiatan pulangkampuang.com. Kerja sama yang selama ini dibangun terbukti mampu mengurangi beban masyarakat.

"Sekian dari banyak manfaat yang dapat kita rasakan adalah pembangunan infrastruktur di Kampung Sungkai yang akses listrik menjadi salah satu permasalahannya," ucapnya.

Edo menilai kerja pulangkampuang.com sangat dibutuhkan masyarakat. Ia berharap makin banyak kolaborasi positif semacam itu.

"Semoga pencapaian ini bisa meningkatkan kepercayaan kita semua bahwa ranah dan rantau memiliki hubungan yang sangat penting sehingga kami generasi muda pun yakin selama kita mau dan bekerja keras selalu ada kemudahan yang akan Tuhan berikan, salah satunya yang dilakukan pulangkampuang.com dengan menghubungkan potensi ranah dengan rantau. Membangun kampuang ada banyak cara salah satunya memberikan dukungan kepada generasi muda yang membangun di kampuang halaman," tuturnya. (h/dib)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]