Di Sumbar, Ada Belasan Rumah Sakit yang Ditegur BPJS Soal Layanan


Sabtu, 05 Agustus 2017 - 13:35:24 WIB
Di Sumbar, Ada Belasan Rumah Sakit yang Ditegur BPJS Soal Layanan

PADANG, HALUAN – Belasan rumah sakit yang ada di Sumbar mendapat peringatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Rumah sakit yang mendapat Surat Peringatan I (SP1), dianggap lalai dalam melayani pasien.

Hal itu diungkapkan Asisten Deputy Bidang Monitoring dan Evaluasi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbagut-Jambi Dr Andi Ashar AAK. Dijelaskan Andi Ashar, bagi rumah sakit yang tidak komitmen maka akan diberikan surat peringatan. “Dari data kami, lebih dari 10 totalnya rumah sakit yang sudah mendapatkan SP1, sedangkan Pekanbaru ada tiga RS dan Batam ada tiga RS,” ujarnya usai melakukan pertemuan dengan manajemen rumah sakit se-Sumbar, Kamis (3/8) di Basko Hotel.

Dilanjutkan Andi, di wilayah kerjanya bahkan juga telah diberikan SP3 untuk rumah sakit besar yang tidak berkomitmen atas perjanjian dan peraturan yang telah disepakati. “Ada satu rumah sakit yang cukup besar di wilayah kami yang sudah mendapatkan SP3. Saat ini sedang melakukan pembenahan. Kita berikan waktu selama enam bulan untuk melakukan regulasi dan perbaikan sesuai komitmen,” lanjutnya.

Pengaduan atau keluhan terbanyak yang diterimanya dan sesuai survei, yaitu masalah keterbatasan kamar, biaya, obat dan ruang ICU. Ketersediaan kamar yang menjadi faktor terbesar keluhan peserta BPJS Kesehatan memang sudah kesekian kalinya. Bahkan setelah diselidiki dan dibicarakan ketersediaan kamar tidaklah menjadi kendala. “Kamar tersebut mencukupi sebenarnya, hanya saja kamar yang banyak yaitu untuk kelas satu dan dua untuk pegawai penerima upah, sedangkan untuk kelas tiga sedikit. Itulah yang menjadi kendala dan akan kita tuntaskan,” tambah Andi.

Andi berharap, dengan mengkaji ulang serta mengevaluasi kembali akan memperkecil diskriminasi yang terjadi selama ini. “Kita berharap ke depan rumah sakit bisa meningkatkan kualitas pelayanan terhadap peserta,” tuturnya dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Sumbar, Quanita Evari Hamdiana, Kepala Ombusman Sumbar Yumafri, Badan Pengawas Rumah Sakit Sumbar, Rosnini Savitri dan Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Sumbar Dr Pom Harry Satria.

Sementara itu, Kepala Ombusman Sumbar Yunafri mengatakan, selama ini, jika ada masyarakat yang komplain terhadap rumah sakit, lapornya langsung ke Ombusman. Padahal, pihak rumah sakit bisa sebelumnya menyelesaikan secara internal. Jika tidak selesai barulah lapor ke Ombusman. “Kita sudah mensosialisasikan akan hal ini supaya pihak rumah sakit dengan keluhan terhadap pasiennya bisa menyelesaikannya secara internal dulu. Ombusman adalah tahapan akhir jika permasalahan tidak bisa terselesaikan. Kita siap saja,” ujarnya. (h/win)

 

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]